BerandaNTBDorong Reformasi Literasi, BASAibu Wiki NTB Gelar Dialog Kebijakan Publik Bersama Lintas...

Dorong Reformasi Literasi, BASAibu Wiki NTB Gelar Dialog Kebijakan Publik Bersama Lintas Sektor

Mataram (Suara NTB) – Mengakselerasi peran generasi muda dalam penguatan literasi dan advokasi digital, BASAibu Wiki NTB menggelar Dialog Kebijakan Publik Wikithon Aksara di Aula Geopark Rinjani, Kantor Bappeda Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (10/9/2026). Forum ini menjadi wadah strategis yang mempertemukan pemuda peserta inkubasi dengan jajaran pemangku kebijakan daerah serta komunitas literasi guna mematangkan tiga rancangan program implementasi lapangan.

Inisiatif ini dilaksanakan melalui program bertajuk “From Wikithon to Action: Bridging Digital Youth Advocacy and Government-Supported Literacy Reform in NTB” dengan dukungan dari Tifa Foundation melalui program Digital Democracy Initiative (DDI).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan berbagai instansi kunci, antara lain Bappeda NTB, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga NTB, Dinas Kearsipan Provinsi NTB, Balai Bahasa NTB, serta Bunda Literasi NTB. Dukungan dari akar rumput turut diperkuat oleh hadirnya organisasi pemuda dan komunitas lokal, seperti Teman Baca, Ikatan Duta Bahasa NTB, dan Paus Biru.

Rangkaian acara diawali dengan pemaparan arahan implementasi oleh tim BASAibu Wiki NTB mengenai tahapan pasca-dialog, diikuti sesi Review Project Dialogue. Pada sesi tersebut, tiga kelompok pemuda mempresentasikan gagasan program kerja yang telah dirancang selama masa inkubasi untuk mendapatkan respons awal dari seluruh pemangku kepentingan.

Suasana Dialog Kebijakan Publik Wikithon Aksara yang digelar BASAibu Wiki NTB di Aula Geopark Rinjani, Kantor Bappeda Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (10/9/2026). (Suara NTB/ist)

Penguatan gagasan berlanjut pada sesi Focus Group Discussion (FGD). Dalam diskusi terarah ini, para peserta berdialog langsung dengan perwakilan pemerintah dan komunitas guna menjaring masukan kritis, koreksi teknis, serta perspektif kebijakan. Hasil penajaman gagasan tersebut kemudian dipresentasikan kembali pada sesi Present Review sebagai bentuk pemutakhiran akhir proposal proyek sebelum diterjunkan ke masyarakat.

Secara umum, Dialog Kebijakan Publik ini berlangsung interaktif dan kooperatif. Keterlibatan aktif pemerintah daerah dan komunitas menjadi fondasi penting untuk memastikan bahwa gagasan kreatif yang disusun para pemuda tidak berhenti sebagai wacana, melainkan menjelma menjadi program literasi yang relevan, berdampak, dan terintegrasi dengan kebijakan pembangunan di NTB. (ron/*)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN










VIDEO