BerandaNTBLOMBOK TENGAHPemkab Loteng Tingkatkan PAD, Target Pajak Daerah Dinaikkan, PBJT Jadi Tumpuan

Pemkab Loteng Tingkatkan PAD, Target Pajak Daerah Dinaikkan, PBJT Jadi Tumpuan

Praya (Suara NTB) – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) memutuskan menaikkan target pemasukan dari Pajak Daerah pada tahun 2026 ini sebesar Rp62,17 miliar. Langkah itu diambil Pemkab Loteng guna mendukung upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun ini. Dengan pemasukan utama bersumber dari Pajak Barang Jasa Tertentu (PBJT) serta dari opsen BBNKB.

Berbicara dalam rapat paripurna DPRD Loteng yang berlangsung ruang rapat Utama DPRD Loteng, Kamis (16/9), Bupati Loteng H. Lalu Pathul Bahri, S,I.P.,M.A.P., mengungkapkan, bertambahana target pemasukan dari pajak daerah tersebut bukan tanpa pertimbangan. Salah satu pertimbangan yang mendasarinya yakni tren penerimaan dari pajak daerah selama tahun 2026 ini cukup positif. Di mana hingga tanggal 11 September 2026 kemarin, capaian penerimaan pajak daerah sudah menyentuh angka 81,89 persen atau sekitar Rp262 miliar. Dari target sebesar Rp320 miliar.

“Peningkatan target penerimaan pajak daerah itu sebagian besar bersumber dari PBJT makanan dan minuman, PBJT tenaga listrik,PBJT jasa perhotelan hingga kesehatan dan hiburan. Termasuk dari pajak air tanah, serta opsen BBNKB,” sebutnya.

Guna mengejar target tersebut, Pemkab Loteng saat ini terus berupaya melakukan optimalisasi capaian PAD. Khususnya dalam tiga bulan terakhir, berbagai upaya sudah dilakukan. Di antaranya melakukan pendataan wajib pajak potensial serta melakukan penagihan kepada wajib pajak yang masih menunggak kewajiban pajaknya.

Tidak hanya itu, Pemkab Loteng juga sudah mulai memanfaatkan layanan digital dalam proses pembayaran pajak. Dengan kehadiran aplikasi Mata Lapak. Di mana dengan aplikasi tersebut para wajib pajak sekarang sudah bisa membayar kewajiban pajaknya secara online. Yang tentunya sangat membantu para wajib pajak.

“Dengan berbagai upaya intensifikasi dan ekstensifikasi yang dilakukan tanpa memberikan masyarakat ini, kita optimis target PAD dari sektor pajak daerah bisa tercapai 100 persen. Meski ada penambahan target hingga Rp62 miliar lebih,” imbuh Ketua DPD Partai Gerindra NTB ini.

Didukung dengan sinergisitas dan kerja sama yang baik antar instansi lingkup Pemkab Loteng maupun dengan instansi vertical yang ada di daerah ini, semakin menambah optimisme Pemkab Loteng. Bahwa target PAD dari sektor pajak daerah akan bisa tercapai tahun ini.

“Pajak daerah memang menjadi tumpuan Utama bagi PAD. Buktinya, target PAD di APBD perubahan ini dinaikkan sebesar Rp67 miliar. Dengan Rp62 miliar diantaranya bersumber dari pajak daerah,” tandas mantan anggota DPRD NTB ini. (kir)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN











VIDEO