Taliwang (Suara NTB) – Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah menginstruksikan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) segera menggelar sosialisasi dan simulasi penerapan sistem e-voting pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026. Sosialisasi ditargetkan dimulai akhir September di seluruh desa yang menggelar pesta demokrasi tingkat desa.
Menurutnya, sosialisasi dan simulasi perlu dilakukan lebih awal agar masyarakat memahami teknis pemungutan suara menggunakan metode digital tersebut. Penerapan sistem baru membutuhkan pemahaman warga, terutama terkait tahapan dan tata cara penggunaan perangkat e-voting saat pemilihan berlangsung.
“Harus segera disosialisasikan dan disimulasikan kepada masyarakat. Kita ingin masyarakat memahami teknis pemilihannya sehingga pada pelaksanaan nanti tidak mengalami kesulitan,” kata Bupati pada, Jumat (25/9).
Penggunaan sistem digital akan membantu mempermudah proses pemilihan sekaligus dapat dipahami masyarakat dengan cepat. Meski demikian, sosialisasi dan simulasi tetap diperlukan untuk membiasakan pemilih dengan mekanisme e-voting sebelum hari pemungutan suara.
Kepala DPMD KSB, H. Abdul Hamid mengatakan,pihaknya siap menindaklanjuti instruksi tersebut. Saat ini, DPMD tengah menyiapkan sejumlah kebutuhan teknis dan regulasi sebagai bagian dari persiapan penerapan e-voting pada Pilkades Serentak 2026.
Hamid menjelaskan, persiapan tersebut antara lain perubahan Peraturan Bupati (Perbup) tentang Pilkades yang menyesuaikan dengan sistem e-voting atau digital. Selain itu, pihaknya telah menandatangani Nota Kesepakatan dan Sinergi (NKS) dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta kerja sama dengan PT Intens sebagai penyedia perangkat pemilihan.
“Termasuk pelatihan oleh BRIN untuk Tim Teknis Utama dan Tim Teknis Lapangan. Tim ini nantinya yang akan memberikan pelatihan kepada panitia dan operator perangkat e-voting di desa,” jelas Hamid.
Pihaknya akan mengoordinasikan pelaksanaan sosialisasi dan simulasi di desa-desa penyelenggara Pilkades. Kegiatan tersebut diharapkan memberikan gambaran langsung kepada masyarakat mengenai proses pemilihan, sekaligus memastikan panitia dan operator memahami penggunaan perangkat sebelum pelaksanaan Pilkades Serentak 2026.
Pilkades Serentak 2026 di KSB akan berlangsung pada 21 desa. Untuk pelaksanaannya pemilihannya dijadwalkan pada 25 Oktober mendatang.(bug)
.



