BerandaNTBLOMBOK BARATSosok Calon Sekda Lobar, Arief Suryawirawan Usung Konsep “Chief Integrator”

Sosok Calon Sekda Lobar, Arief Suryawirawan Usung Konsep “Chief Integrator”

Giri Menang (Suara NTB) – Arief Suryawirawan, yang kini menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial dan PPPA Lombok Barat (Lobar) masuk tiga besar hasil seleksi Panitia Seleksi (Pansel) jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Lobar. Arief yang awalnya bukan termasuk diperhitungkan, justru bisa menunjukkan kemampuannya sehingga bisa masuk tiga besar berdasarkan hasil seleksi ketat tim Pansel.


Pejabat eselon II dari latar belakang kesehatan itu, memiliki bekal pengalaman mewujudkan cakupan kesehatan semesta atau Universal Health Coverage (UHC) di Lobar. Jika ditunjuk sebagai Sekda, pria lulusan S2 Kedokteran Universitas Gajah Mada (UGM) akan mengusung gagasan Chief Integrator. Ia ingin mengintegrasikan semua kegiatan dan program Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menjadi satu tujuan mewujudkan RPJMD, visi misi Bupati dan Wabup serta target pemerintah pusat.


Dikonfirmasi usai diwawancarai Wabup Lobar, Hj. Nurul Adha, Senin (5/10/2026), mantan Kadis Kesehatan itu menyampaikan bahwa dirinya tidak pernah menargetkan atau berambisi sesuatu dalam hidupnya.


Ia mengibaratkan mengalir seperti air, karena menurutnya semakin tinggi target yang dipasang, tapi tidak tercapai maka tingkat stres menjadi lebih besar. Termasuk dalam seleksi Sekdis Lobar, Arief mangaku menjalankan proses tahapan, tentu dengan menyiapkan diri sebaik mungkin.


Ia ditunjang juga oleh pengalaman kerja, di mana saat menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan, ia mampu mewujudkan Lobar menyandang status UHC di NTB ketika itu. “Kami berjuang keras bagiamana Lobar bisa UHC. Dan itu membuat saya yakin maju menjadi Sekda,” kata Arief.


Dengan semangat itulah, ia menjadikan pelayanan pada masyarakat sebagai prioritas ketika diberikan mandat sebagai Sekda. Ia tak ingin masyarakat Lobar yang mau dilayani, pulang dengan kekecewaan. Gagasan ini, kata dia, juga sejalan dengan program Wabup di mana pelayanan publik menjadi prioritas utama tanpa membeda-bedakan.


Menurutnya, jabatan Sekda itu bertindak sebagai chief integrator atau mengintegrasikan semua kegiatan atau program OPD. Berbeda dengan mengkoordinasikan, tetapi chief integrator itu strategi kepemimpinan untuk mendorong percepatan reformasi birokrasi.


Kemudian ia ingin memperkuat kinerja OPD dan hasil pembangunan berbasis hasil untuk menuju Lobar maju, mandiri, dan berkeadilan. “Tapi tentu semuanya ini harus dalam keadaan yang harmonis internal dan eksternalnya,” ujarnya. Dengan begitu, pada ujung atau hasil akhirnya kepuasan publik terhadap Pemkab Lobar bisa meningkat. (her)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN











VIDEO