Sumbawa Besar (Suara NTB) – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumbawa menyiapkan lahan seluas 4,8 hektar untuk dijadikan lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) wilayah Timur di Teluk Santong. Lahan tersebut berstatus pinjam pakai.
“Jadi semuanya sedang dalam proses dan lokasinya sudah kita siapkan. Kebutuhan TPA wilayah timur sangat penting, karena selama ini selalu bertumpu ke TPA Raberas,” kata Fungsional Kajian Dampak Lingkungan DLH Kabupaten Sumbawa, Aryan Perdana Putra, Kamis (8/10).
Menurutnya, TPA di wilayah timur diharapkan akan melayani penanganan sampah di Kecamatan Tarano, Empang, Plampang, dan Maronge. Sementara, wilayah zona 1 dimulai dari Kecamatan Lape akan masuk ke TPA Raberas bersama Kecamatan Sumbawa, Moyo Hulu, Moyo Hilir dan Moyo Utara.
Pemerintah juga akan menyiapkan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) di Kecamatan Lopok. Wilayah barat nantinya berada di TPA Lekong yang akan melayani, Kecamatan Rhee, Utan, Buer, Alas, dan Alas Barat.
“Wilayah Lunyuk, Ropang, Lantung, Orong Telu, dan Lenangguar nantinya akan ada TPA mandiri. Sistem zonasi tersebut sudah kita tetapkan di dalam masterplan untuk kita realisasikan dalam beberapa tahun kedepan,” ucapnya.
Penyiapan lahan seluas 4,8 hektar dengan status lahan pinjam pakai diharapkan bisa terealisasi. Ia menambahkan dari segi lokasi dan tata letak dinilai sangat mumpuni untuk dilakukan pembangunan TPA di lokasi yang sudah disiapkan pemerintah tersebut.
Menurut dia, belum adanya TPA di wilayah timur mengakibatkan banyaknya sampah tumpukan sampah. Aktivitas gotong royong di sejumlah titik juga tidak memberikan dampak yang signifikan dalam upaya pengendalian sampah,karena masyarakat tidak memiliki TPA.
“Kami melakukan gotong royong tetapi belum bisa maksimal dalam pengendalian sampah, karena TPA belum kita siapkan untuk wilayah timur dan selatan Kabupaten Sumbawa,” jelasnya.
Pihaknya juga akan terus memaksimalkan keberadaan TPA Lekong sebagai representasi wilayah barat. Jika tiga zona tersebut memiliki TPA, maka pihaknya optimis bisa meraih penghargaan Adipura.
Ia berharap kebutuhan pembiayaan untuk penambahan TPAÂ bisa didukung oleh pemerintah,sehingga penanganan sampah bisa lebih maksimal. “Kami berharap rencana tersebut bisa terealisasi, sehingga penanganan sampah yang kita lakukan bisa lebih maksimal,” harapnya. (ils)



