Praya (Suara NTB) – Pembalap BLU CRU Pramac Yamaha Moto2 Izan Guevara sukses tampil gemilang di balapan hari pertama Pertamina Grand Prix of Indonesia atau MotoGP Mandalika di kelas Moto2 yang berlangsung di Sirkuit Internasional Mandalika, Jumat (9/10/2026). Pembalap Spanyol tersebut sukses menjadi yang tercepat di sesi pagi dan siang.
Izan Guevara mencatatkan waktu 1 menit 32,702 detik di sesi latihan bebas, pada sesi latihan resmi catatan waktu tersebut berhasil dipertajam Guevara menjadi 1 menit 32,337 detik.
Catatan waktu di sesi latihan resmi tersebut sekaligus menjadi rekor lap sepanjang masa balapan di Mandalika. Hasil manis tersebut sekaligus menjadi sinyal kuat dan menempatkan Guevara sebagai kandidat juara MotoGP Mandalika. Jika sukses memenangi balapan di Mandalika, Guevara bakal mencatat hatrik kemenangan. Setelah sebelumnya sukses menang di GP Austria serta GP Jepang. Sekaligus semakin membuka peluang menjadi juara dunia.
Di klasemen sementara Moto2, Guevara menempati posisi kedua dengan raihan 235 poin. Selisih 10,5 poin dengan pembalap LIQUI MOLY Dynavolt Intact GP Manuel Gonzalez yang hingga seri ke-16 telah mengumpulkan 245,5 poin. Pada sesi balapan hari Jumat Manuel Gonzalez menempati posisi empat di pada latihan resmi dan posisi tiga di latihan bebas.
Sesi latihan resmi Moto2 sendiri sempat dihentikan sementara sebanyak dua kali. Pertama, karena insiden pelindung wajah Manuel Gonzalez (Liqui Moly Dynavolt Intact GP) terlepas saat lap pembuka sesi. Red flag kedua karena masalah konektivitas yang melanda sebagian sirkuit saat sesi balapan menyisakan sekitar 12 menit.
Persaingan Seru di Kelas Moto3
Di kelas Moto3, persaingan tidak kalah seru. Salah satu kandidat juara Moto3, David Almansa (Liqui Moly Dynavolt Intact GP) sukses menjadi yang tercepat. Menorehkan waktu tercepat 1 menit 37,169 detik, unggul 0,088 detik dari pemimpin klasemen sementara Maximo Quiles (CFMOTO Gaviota Aspar Team). Keduanya saling berdekatan selama sesi latihan. Bahkan Quiles sempat memaksa Almansa untuk minggir di tikungan 16 ditengah sesi balapan.

Melengkapi tiga besar adalah Matteo Bertelle (LEVELUP – MTA), tepat di depan Alvaro Carpe (Red Bull KTM Ajo), Adrian Fernandez (Leopard Racing) dan Ryusei Yamanaka (AEON Credit – MT Helmets – MSI).
Di kelas ini sejumlah pembalap dengan nama besar yang gagal melewati babak latihan dan harus masuk Q1 (kualifikasi satu). Di antaranya duo Gryd Racing, Joel Kelso dan Eddie O’Shea, yang mengalami kecelakaan di tikungan 10. Kemudian ada David Muñoz (Liqui Moly Dynavolt Intact GP), Marco Morelli (CFMOTO Gaviota Aspar Team), Scott Ogden (CIP GreenPower) serat pembalap Malaydua Hakim Danish (AEON Credit – MT Helmets – MSI). Valentin Perrone yang pernah naik podium di GP Thailan serta di Sirkuit Silverstone, juga masuk Q1. (kir)



