Taliwang (Suara NTB) –Perangkat pendukung pemungutan suara elektronik atau e-voting untuk Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dijadwalkan tiba pada, Sabtu (10/10) hari ini. Pelaksanaan sosialisasi dan simulasi pemungutan suara kepada masyarakat dijadwalkan pekan depan.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) KSB, H. Abdul Hamid, menyampaikan,sebanyak 30 perangkat yang dikirim oleh PT Intens sedang dalam perjalanan menuju KSB. Perangkat tersebut akan digunakan untuk mendukung pelaksanaan pemilihan, termasuk di desa yang membutuhkan lebih dari satu bilik suara.
Setelah perangkat tiba, pihaknya menjadwalkan uji coba sistem di Desa Seremong. Selanjutnya, sosialisasi dan simulasi direncanakan berlangsung secara serentak di desa-desa penyelenggara Pilkades hingga 17 Oktober mendatang pekan depan. “Kegiatan ini tentu tujuannya untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai tata cara pemungutan suara menggunakan sistem elektronik,” kata Hamid.
Di sisi lain, Abdul Hamid menyampaikan bahwa persiapan data pemilih dan calon kepala desa juga terus dilakukan. Sebanyak 10 desa telah menyerahkan daftar pemilih tetap (DPT) untuk dihubungkan dengan aplikasi pemilihan. Foto calon kepala desa juga disiapkan untuk dimasukkan ke dalam sistem. Tim teknis akan menangani sistem pemilihan setelah memperoleh sertifikasi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Selanjutnya Hamid menyampaikan, pihaknya telah berkoordinasi dengan PLN untuk membantu penyediaan genset di setiap tempat pemungutan suara (TPS) sebagai dukungan apabila pasokan listrik mengalami kendala. “Kami akan sampaikan laporan final persiapan Pilkades lewat rapat evaluasi menyeluruh yang kita dijadwalkan pada 20 Oktober atau sebelum memasuki masa tenang kepada Pak Bupati,” ujarnya Hamid.
Bupati KSB, H. Amar Nurmansyah meminta camat mengawal pelaksanaan sosialisasi dan simulasi tersebut. Ia menekankan pemerintah kecamatan memastikan masyarakat di setiap desa mengikuti kegiatan simulasi,sehingga pemilih memahami proses pemungutan suara sebelum hari pelaksanaan.
Bupati juga meminta DPMD segera membuat video pendek yang memperagakan tata cara pemilihan menggunakan sistem e-voting. Video tersebut diharapkan dapat disebarluaskan secara masif kepada masyarakat melalui dukungan Agen Gotong Royong (AGR) sebagai bahan edukasi.
Bupati mengingatkan seluruh pihak menjaga netralitas selama tahapan Pilkades. Terutama kepada anggota AGR agar tidak terlibat dalam dukungan terhadap calon kepala desa tertentu dan tetap menjalankan tugas sebagai bagian dari pemerintahan.
“Kenapa AGR harus netral karena bapak dan ibu mendapat gaji atau honor yang bersumber dari APBD,” tegas Bupati.
Sebagai informasi Pilkades serentak KSB tahun ini akan terselenggara di 21 desa. Jadwal pemungutan suara dilaksanakan pada tanggal 25 Oktober mendatang.(bug)



