Taliwang (Suara NTB) – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Keuangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Senin (12/10).
Kegiatan yang bertujuan meningkatkan kemampuan pengelola BUMDes dalam menerapkan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel ini, berlangsung di Aula Gotong Royong DPMD KSB.
Bimtek ini menghadirkan narasumber dari Balai Besar Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa serta Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) Jakarta, Riska Yolanda dan Heri Santoso.
Fahrozi menekankan pentingnya pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap BUMDes. Menurutnya, tata kelola keuangan yang baik juga menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberlanjutan usaha yang dijalankan oleh BUMDes.
“Intinya transparansi pengelolaan, terutama soal keuangan. Kalau tata kelola keuangan dibuat terbuka, maka BUMDes telah dikelola secara bertanggung jawab,” cetus Fahrozi.
Pengelola BUMDes diharapkan dapat meningkatkan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan yang sesuai dengan prinsip akuntabilitas. Dengan demikian, pengelolaan dana dan kegiatan usaha dapat dilaksanakan secara lebih tertib serta dapat dipertanggungjawabkan.
Bimtek ini juga menjadi bagian dari upaya DPMD KSB dalam mendorong pengelolaan BUMDes yang lebih profesional. Kemampuan pengelola dalam menjalankan administrasi dan mengelola keuangan dinilai penting, agar kegiatan usaha desa dapat berjalan secara berkelanjutan.
Selain meningkatkan kapasitas pengelola, penerapan prinsip transparansi diharapkan dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap keberadaan BUMDes. Kepercayaan tersebut diperlukan agar BUMDes dapat menjalankan perannya sebagai lembaga usaha yang memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat desa.
Bimbingan teknis ini diharapkan pengelolaan BUMDes semakin baik dan mampu mendukung pengembangan potensi ekonomi desa. Penguatan tata kelola keuangan diharapkan menjadi salah satu landasan bagi BUMDes untuk menjalankan usaha secara profesional dan bertanggung jawab.(bug)



