BerandaPENDIDIKANPuteri Remaja dan Anak NTB Melaju ke Panggung Nasional

Puteri Remaja dan Anak NTB Melaju ke Panggung Nasional

Mataram (Suara NTB) – Sepuluh anak muda berprestasi NTB akan melaju ke panggung nasional untuk mengadvokasi beragam isu sosial hingga budaya. Mereka merupakan panelis yang tergabung dalam Puteri Remaja dan Anak NTB dan Puteri Batik Cilik dan Remaja NTB.

Adapun Puteri Anak berjumlah tiga peserta dan Puteri Remaja dua peserta. Sementara, Puteri Batik Cilik dua peserta dan Puteri Batik Remaja tiga peserta. Totalnya sepuluh pemudi yang akan mewakili NTB di kancah nasional.

Regional Direktur Pelaksana Puteri Anak dan Remaja Daerah NTB, Buniamin Farahat mengatakan, proses penjaringan peserta ini dilakukan dengan selektif melalui audisi. Skema audisi digelar secara during dan luring.

Farahat menyampaikan, sejumlah 60 peserta yang mengikuti audisi hingga menjadi finalis. Setelah dijaring tersisa 40 orang untuk kategori anak dan remaja. Proses berlangsung hingga tahap karantina dan menyisakan sepuluh orang terpilih.

“Jadi kita ada pelaksanaan di tingkat provinsi ini di sekitar bulan Mei lalu. Jadi terpilihlah 10 orang. Lima orang top anak dan lima orang top remaja,” kata Farahat, Senin (19/10).

Keikutsertaan puteri anak dan remaja NTB,tidak saja sekadar seremonial belaka. Mereka membawa sejumlah persoalan berikut solusi yang ditawarkan. Melalui program yang telah disusun, pemudi ini akan mengadvokasi masing-masing isu untuk diatensi.

Farahat berharap, puteri anak dan remaja NTB dapat menjadi sosok yang inspiratif dan sebagai role model bagi anak-anak lain dalam mengawal isu strategis.

“Karena bagaimanapun mereka adalah role model bagi anak-anak muda lainnya. Role model di sini mereka menjadi duta pendidikan, duta kebudayaan, duta pariwisata, duta lingkungan, dan duta-duta anak muda lainnya,” pungkasnya.

Salah satu fanelis Puteri Batik Remaja NTB, Baiq Nindi Mulya Fitri mengatakan, setelah lulus audisi dan menjadi runner-up Puteri Remaja Indonesia bidang lingkungan, ia kemudian dipilih mewakili NTB sebagai Puteri Remaja Batik di nasional.

Di Jakarta, Nindi akan mengadvokasi pentingnya melestarikan warisan budaya salah satunya batik. Ia membawa slogan “Kenali, Kenakan, Kenalkan” untuk menyuluhkan pentingnya batik sebagai warisan budaya di Indonesia.

Bagi Nindi, batik bukan sekadar produk kain. Tapi mengandung nilai budaya dan sejarah yang kental. Karena itu, ia mengajak anak muda lain untuk mengenali batik dan memakainya.  “Jadi saya ingin mengajak generasi muda untuk sama-sama mengambil peran dalam menjaga warisan budaya Indonesia, khususnya pemuda NTB. Kita membawa batik Sasak, Samawa, Mbojo. Jadi di sini saya membawa batik “Nawawi Jaran Gendang Samudra,” adalah motif batik yang terinspirasi dari budaya Sasak,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemuda, Dikpora NTB, Tarmidzi menyambut baik kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan tidak hanya membawa nama pribadi maupun kelompok, tetapi juga membawa serta nama daerah.

“Ini yang membanggakan bagi kita semua karena yang berangkat adalah pemuda-pemuda NTB, mereka juga mandiri membawa nama NTB. Tentunya kami dari Dikpora Pemprov NTB, terutama bidang kepemudaan sangat mendukung,” katanya.

Bagi Tarmidzi, pemuda perlu terus diberi ruang untuk mengekspresikan bakat dan minat mereka. Dengan demikian, pemuda dapat menyalurkan kreatifitas yang memberi dampak positif bagi sekitar.  “Saya berharap kita sama-sama support anak-anak kita yang akan melaju ke nasional. Itulah bentuk daripada keseriusan kita untuk mendukung mereka,” pungkasnya. (sib)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN














VIDEO