BerandaNTBRaih Dua Gelar Juara II di Yogyakarta, SRMA 38 Lombok Timur Mendominasi...

Raih Dua Gelar Juara II di Yogyakarta, SRMA 38 Lombok Timur Mendominasi Olimpiade Bahasa Asing Sekolah Rakyat

Yogyakarta ( suarantb.com) — Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 38 Lombok Timur kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Dalam ajang Olimpiade Bahasa Asing Sekolah Rakyat, dua siswanya berhasil meraih juara II, masing-masing pada kategori Bahasa Inggris dan Bahasa Arab. Penghargaan tersebut diumumkan dalam malam penganugerahan atau Awarding Night yang berlangsung di Yogyakarta, Jumat malam (23/10/2026), bertepatan dengan momentum Bulan Bakti Karang Taruna.

Dua siswa yang berhasil mengharumkan nama SRMA 38 Lombok Timur adalah Novia Ariyani, peraih juara II Olimpiade Bahasa Inggris, dan Muh. Fathur Rahman, peraih juara II Olimpiade Bahasa Arab. Atas prestasi tersebut, masing-masing siswa memperoleh uang pembinaan sebesar Rp20 juta dan sebuah trofi sebagai bentuk apresiasi atas kemampuan, kerja keras, dan pencapaian mereka dalam kompetisi tingkat nasional.

Kepala SRMA 38 Lombok Timur, Ahmad Apandi, menjelaskan, tidak hanya mendapatkan uang pembinaan dan trofi, kedua siswa tersebut juga memperoleh Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah serta bantuan rumah terpadu. “Dukungan ini diharapkan dapat membuka peluang pendidikan yang lebih tinggi sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan keluarga. Dengan demikian, prestasi yang diraih tidak hanya menjadi kebanggaan akademik, tetapi juga membawa harapan baru bagi masa depan para siswa dan keluarganya,” ujarnya, Sabtu, 24 Oktober 2026.

Olimpiade Bahasa Asing Sekolah Rakyat, terangnya, diselenggarakan melalui kerja sama antara Bidang Penyelenggaraan Sekolah Rakyat dan Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT). Kompetisi ini mencakup tiga kategori bahasa, yaitu Bahasa Inggris, Bahasa Arab, dan Bahasa Mandarin, sebagai upaya mendorong peningkatan kompetensi bahasa asing serta memperluas wawasan global peserta didik Sekolah Rakyat.

Rangkaian kegiatan dimulai pada Agustus 2026 melalui penjaringan peserta di tingkat sekolah. Seleksi tahap pertama dilaksanakan pada awal September, kemudian berlanjut ke tahap 28 besar dan semifinal yang diikuti empat siswa pada masing-masing kategori lomba. “Puncak kompetisi berlangsung pada 13 Oktober 2026 di Jakarta, sebelum para pemenang menerima penghargaan dalam Awarding Night di Yogyakarta,” tambahnya.

Diakuinya prestasi Novia Ariyani dan Muh. Fathur Rahman merupakan kebanggaan bagi seluruh keluarga besar SRMA 38 Lombok Timur. Capaian ini membuktikan bahwa anak-anak Sekolah Rakyat memiliki potensi besar untuk bersaing dan berprestasi di tingkat nasional. ‘’Kami berharap keberhasilan ini menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus belajar, berani mencoba, dan tidak pernah membatasi mimpi mereka,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa prestasi tersebut bukan semata-mata tentang kemenangan dan penghargaan, melainkan juga tentang proses pembentukan karakter, kedisiplinan, kepercayaan diri, serta keberanian menghadapi tantangan.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa pendidikan yang memberikan kesempatan, pendampingan, dan ruang berkembang dapat mendorong peserta didik untuk mencapai prestasi terbaiknya. SRMA 38 Lombok Timur berkomitmen untuk terus memperkuat pembinaan akademik dan pengembangan bakat siswa, termasuk dalam penguasaan bahasa asing sebagai bekal menghadapi persaingan global.

Dengan semangat “Dulu kami bermimpi, kini kami berani,” SRMA 38 Lombok Timur terus melangkah untuk melahirkan generasi yang berkarakter, kompeten, percaya diri, dan berwawasan global, tanpa meninggalkan nilai-nilai kesetiakawanan sosial. (r/ham)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN
















VIDEO