BerandaPENDIDIKANSelama TKA, Sejumlah Sekolah Pilih Tidak Terima MBG

Selama TKA, Sejumlah Sekolah Pilih Tidak Terima MBG

Mataram (Suara NTB) –Sejumlah sekolah di Mataram memilih tidak menerima jatah makan bergizi gratis (MBG) bagi siswa kelas XII selama pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA). Langkah tersebut diambil berdasarkan pertimbangan efektifitas waktu santap makanan dengan pelaksanaan tes.

Waka Kesiswaan SMAN 4 Mataram, Suryati mengatakan pihaknya menerapkan skema pembelajaran dalam jaringan  bagi siswa kelas X dan XI saat TKA berlangsung. Sementara, kelas XII fokus menyelesaikan tes. Karena itu, pendistribusian MBG menjadi tidak memungkinkan selama tes berlangsung.

“Karena memang kelas X dan XI belajar daring,makanya kita tidak menerima MBG,” ujarnya, Senin (26/10).

Sekolah sebelumnya telah berkoordinasi dengan Satuan Pemenuhan dan Pelayanan Gizi (SPPG) setempat, agar MBG tidak disalurkan selama pelaksanaan TKA.

Sementara itu, SMAN 3 Mataram memilih skema berbeda. MBG tidak dihentikan selama TKA berlangsung. Namun, penyalurannya difokuskan kepada siswa kelas X dan XI.

Langkah tersebut dipilih lantaran tetap menerapkan pembelajaran luar jaringan bagi siswa selain kelas XII.

“Kalau siswa kelas X dan XI tetap dikasih. Tapi, kelas XII tidak bisa. Karena makanan datang jam 10 WITA. Sementara, siswa kelas XII selesai tes jam 15.00 WITA,” terang Kepala SMAN 3 Mataram, Yuspita Martiningrum, Senin (26/10).

Sekolah memang telah berkoordinasi dengan pihak dapur agar jatah MBG bagi siswa kelas XII tidak diberikan selama tes berlangsung. Yuspita menerangkan, siswa juga tidak mempersoalkan hal itu.

“Kemarin mereka gladi TKA juga tidak dapat (jatah MBG),” terangnya.

Terpisah, Ketua Koordinator Wilayah (Korwil) Badan Gizi Nasional (BGN) Kota Mataram, Muhammad Rizky mengatakan, distribusi MBG kepada siswa peserta TKA menyesuaikan hasil komunikasi dan koordinasi dengan pihak sekolah.

Apabila pihak sekolah bersedia menerima, distribusi tetap dapat dilaksanakan dengan menyesuaikan kondisi di lapangan. “Prinsipnya, tidak ada pemaksaan dan koordinasi dilakukan dengan mengutamakan agar distribusi MBG tidak mengganggu kelancaran kegiatan TKA di sekolah,” pungkasnya. (sib)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN
















VIDEO