Selong (Suara NTB) – Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Timur (Dikes Lotim) mencatat sebanyak 262 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah memperoleh Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dari total 280 SPPG yang mengajukan permohonan. Sementara itu, sisanya masih dalam proses evaluasi karena belum memenuhi sejumlah persyaratan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Timur, H. Lalu Aries Fahrozi, menjelaskan, penerbitan SLHS dilakukan setelah SPPG memenuhi ketentuan yang dipersyaratkan. Adapun SPPG yang belum mendapatkan sertifikat tersebut masih harus menyelesaikan persyaratan yang belum terpenuhi.
“Jumlah yang mengajukan ada 280 SPPG dan yang sudah terbit 262 SPPG. Sisanya belum diterbitkan karena ada beberapa yang belum memenuhi syarat dan masih dalam proses evaluasi,” jelasnya, menjawab Suara NTB, Rabu (28/10/2026).
Menurutnya, evaluasi terhadap SPPG saat ini dilakukan terhadap sejumlah unit sebagai sampel. Evaluasi tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan pemenuhan persyaratan higiene dan sanitasi dalam penyelenggaraan pelayanan pemenuhan gizi.
Aries menegaskan, SLHS merupakan salah satu persyaratan penting dalam operasional SPPG. Sertifikat tersebut berkaitan dengan pemenuhan standar higiene dan sanitasi untuk mendukung keamanan pangan yang disajikan kepada penerima manfaat program.
Ia menyebutkan, SPPG yang belum memiliki SLHS tidak dapat beroperasi apabila belum memenuhi ketentuan yang berlaku. Setiap SPPG juga diwajibkan memiliki sertifikat tersebut paling lambat satu bulan sejak mulai beroperasi.
“SLHS memang menjadi salah satu syarat untuk awal operasional SPPG. Bagi SPPG yang belum memiliki SLHS, tentu tidak bisa beroperasi. Satu bulan sejak SPPG beroperasi wajib memiliki SLHS,” tegasnya.
Dengan demikian, pemenuhan persyaratan higiene dan sanitasi menjadi perhatian penting bagi seluruh pengelola SPPG di Lotim. Dikes Lotim berharap setiap unit pelayanan memastikan seluruh ketentuan terpenuhi agar pelaksanaan program pemenuhan gizi berjalan sesuai standar dan keamanan pangan tetap terjaga. (rus)



