BerandaHEADLINEBale KITA Berencana Tambah Gerai, Bidik Pasar Malaysia hingga Eropa

Bale KITA Berencana Tambah Gerai, Bidik Pasar Malaysia hingga Eropa


Mataram (Suara NTB) – Bale KITA berencana memperluas gerai produk lokal UMKM NTB. Tidak hanya di Lombok, UPTD ini membidik pasar luar negeri, mulai dari Malaysia, Australia, hingga Eropa. Rencana ekspansi pasar tersebut menjadi bagian dari roadmap pengembangan gerai hingga 2030, sejalan dengan cita-cita Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal melalui program Makmur Mendunia.


Kepala Unit Pengelola Bale KITA NTB, M. Achiyat Winata, mengatakan pengembangan gerai ini diharapkan dapat memperkenalkan produk-produk lokal NTB kepada masyarakat luas, khususnya wisatawan yang berkunjung ke daerah tersebut.


Saat ini, Bale KITA telah membuka gerai di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM). Selanjutnya, gerai direncanakan hadir di Pelabuhan Gili Mas untuk mengakomodasi wisatawan mancanegara yang datang menggunakan kapal pesiar.


“Gerai yang sudah kami buka kan saat-saat ini di bandara. Rencananya kami akan buka juga di Gili Mas. Karena Gili Mas itu pintu masuknya kapal pesiar. Bulan November, Desember ini ada sekitar 20 kapal pesiar,” ujarnya kepada Suara NTB, Kamis, 29 Oktober 2026.


Selain di Gili Mas, Bale KITA juga menargetkan pembukaan gerai di Sarinah, Jakarta, pada 2027. Lokasi tersebut dinilai strategis untuk memperkenalkan produk-produk unggulan NTB, terutama kain tenun atau wastra autentik. Produk yang akan dipasarkan di Sarinah nantinya diprioritaskan memiliki kualitas terbaik, termasuk wastra yang menggunakan benang dan pewarna alami.
“Ya makanya kita akan membawa produk-produk yang terbaik. Terutama wastra-wastra yang autentik. Yang artinya memiliki benangnya, terus pewarna-pewarna dari alam,” lanjutnya.


Tidak hanya memperluas jaringan pemasaran di dalam negeri, Bale KITA juga menargetkan ekspansi ke pasar internasional. Malaysia menjadi salah satu negara yang diprioritaskan, karena dinilai memiliki kedekatan geografis dan budaya dengan Indonesia. Dalam roadmap hingga 2030, Bale KITA berharap dapat menghadirkan gerai di negara tetangga, seperti Kuala Lumpur, Malaysia, maupun Australia.


“Ke depannya seperti itu. Kita akan rencanakan sampai dengan 2030, kita usahakan ada di negara tetangga. Mungkin bisa di Kuala Lumpur atau di Australia,” katanya.


Meski demikian, ekspansi ke luar negeri masih membutuhkan sejumlah persiapan, terutama terkait regulasi dan perizinan untuk membawa serta memasarkan produk ke negara tujuan. “Karena memang luar negeri sendiri untuk membawa barang-barang itu kan memang ada aturannya ya. Harus punya izin A, izin B, izin C, dan sebagainya. Jadi yang memungkinkan memang sih negara tetangga kita ke Kuala Lumpur,” tambahnya.


Untuk merealisasikan rencana tersebut, pada 2027 Bale KITA akan melakukan survei lokasi di Kuala Lumpur dan Australia. Jika seluruh persiapan berjalan sesuai rencana, pembukaan gerai di luar negeri diharapkan dapat terealisasi pada pertengahan hingga akhir tahun.

Di sisi lain, peluang menembus pasar Eropa juga mulai dijajaki. Saat ini, Gubernur NTB bersama Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) tengah berada di Turki. Salah satu agendanya adalah menjajaki peluang kerja sama bisnis atau business matching dengan pasar Eropa. (era)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN












VIDEO