BerandaNTBKOTA MATARAMDirjen Keuangan Daerah Tekankan Tiga Kunci Peningkatan Kualitas SDM Aparatur

Dirjen Keuangan Daerah Tekankan Tiga Kunci Peningkatan Kualitas SDM Aparatur

Mataram (Suara NTB) – Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah, Dr. Drs. Agus Fatoni, M.Si., menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) aparatur pemerintahan melalui tiga aspek utama, yakni kompetensi, komitmen, dan kekompakan. Ketiga hal tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun organisasi pemerintahan yang profesional dan berkinerja baik.

Agus mengatakan, persoalan kompetensi masih menjadi tantangan yang harus terus dibenahi oleh setiap aparatur. Menurutnya, tidak ada batasan bagi seseorang untuk terus meningkatkan kemampuan selama masih memiliki kesempatan dan kemauan untuk belajar.

“Tidak ada yang mentok kompetensinya. Artinya, masih ada waktu untuk meningkatkan kompetensi kita. Mari kita lakukan,” ujarnya dalam kegiatan IKAPTK di Mataram baru-baru ini.

Selain kompetensi, komitmen juga menjadi persoalan yang kerap ditemukan dalam lingkungan kerja pemerintahan. Komitmen tersebut mencakup tanggung jawab, kedisiplinan, serta rasa memiliki terhadap organisasi dan pekerjaan yang diemban.

Mantan Penjabat Gubernur Provinsi Papua ini menilai, seseorang yang memiliki kemampuan tinggi sekalipun tidak akan memberikan manfaat maksimal bagi organisasi apabila tidak disertai komitmen. Hal itu terlihat dari perilaku aparatur yang tidak disiplin, jarang berada di kantor, serta tidak mampu menyelesaikan pekerjaan dengan baik.

“Orang sehebat apa pun kalau tidak punya komitmen, tidak ada gunanya untuk organisasi,” tegasnya.

Aspek ketiga adalah kekompakan. Agus mengingatkan agar hubungan antarsesama aparatur, termasuk ikatan alumni, tidak dibangun secara eksklusif atau justru menciptakan sekat dengan kelompok lain. Menurutnya, solidaritas harus tetap dijaga tanpa menimbulkan kesan pengelompokan.

Ia juga menegaskan bahwa kebanggaan seorang aparatur tidak seharusnya hanya ditunjukkan melalui simbol atau identitas almamater. Hal yang lebih penting adalah kualitas pribadi, kompetensi, serta kontribusi nyata dalam pekerjaan.

“Yang perlu kita banggakan bukan simbol-simbol, tetapi diri kita dan kompetensi kita,” kata mantan Penjabat Gubernur Sumatera Selatan ini.

Agus juga mengajak seluruh aparatur bekerja maksimal tanpa berorientasi semata-mata pada jabatan maupun penghargaan. Menurutnya, kinerja dan prestasi yang baik akan menjadi pertimbangan tersendiri bagi pimpinan dalam memberikan kepercayaan dan tanggung jawab. (fit)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN












VIDEO