Giri Menang (Suara NTB) – RSUD Patut Patuh Patju (Tripat) Lombok Barat terus berupaya berinovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dengan menambah gedung dan beberapa fasilitas layanan baru.
Beberapa fasilitas yang dibangun ini adalah merupakan hasil audiensi RS dengan Pemerintah baik Pusat maupun daerah.
Selain gedung, SDM dan kerja sama atau kolaborasi dengan Rumah Sakit lain juga terus ditingkatkan oleh pihak RSUD Tripat.

Direktur RSUD Tripat, dr H. Suriyadi., Sp.An., menyebutkan tahun ini pihaknya membangun gedung HD (Hemodialisa) atau cuci darah. Cath Lab atau kateterisasi jantung, dibangun ruangan dan disiapkan alat Cath Lab untuk pemasangan ring jantung sehingga diharapkan bisa dibuka layanan jantung tahun depan. Kemudian CT-Scan 64 slice yang disiapkan di UGD dan Mamografi untuk layanan pemeriksaan ( deteksi dini ) kanker payudara.
Selanjutnya, gedung Cytotoxic, yang disiapkan untuk membuka layanan terapi kanker. Karena pihaknya belum memiliki SDM, sehingga bertahap dilakukan dengan menyiapkan bangunan terlebih dulu. Nantinya secara bertahap pemenuhan nya akan dilakukan. “Ini merupakan proyek SIHREN dari Kemenkes berlaku selama 4 tahun, mulai 2024 hingga 2027,”kata Direktur RSUD akhir pekan kemarin.
RSUD Tripat sendiri menjadi locus prioritas untuk Pengembangan Layanan KJSU-KiA ( Kanker, Jantung, Stroke. Uronefro, Kesehatan Ibu dan Anak ), Sehingga pihaknya pun konsen pada beberapa layanan tersebut, namun pemenuhan sarana dan prasarananya disiapkan secara bertahap. “Ini akan kami kembangkan bertahap,” katanya. Beberapa layanan yang disiapkan atau dibangun ini akan dibuka pelayanannya di RSUD tahun ini maupun tahun depan. Seperti Cath Lab akan dibuka tahun ini, karena pihak RSUD berkolaborasi sebagai sister hospital dengan RSUD Prop NTB dan RS Jantung Harapan Kita Jakarta.
Beberapa layanan yang dibuka tahun ini juga, seperti cuci darah atau Hemodialisa dan CT- Scan 64 slice. Untuk Layanan CT Scan sudah ada SDM yang disiapkan rumah sakit. Sedangkan untuk layanan pemasangan ring jantung akan dibuka tahun depan. Untuk membuka layanan ring jantung ini, pihaknya pun menyiapkan SDM dengan menyekolahkan dokter untuk mengambil kompetensi pemasangan ring jantung selama satu tahun. Nantinya selama dokter jantung menempuh sekolah, Layanan Jantung akan dilakukan oleh Spesialis Jantung dari RSUD Prop NTB.
Selain dengan RSUD Prop NTB, pihaknya sudah melakukan PKS dengan beberapa rumah sakit lainnya seperti RS Harapan Kita Jakarta dan RSUP Prof Ngoerah Sanglah, Denpasar Bali. Menyusul Pihaknya akan PKS dengan dua rumah sakit lagi yakni RS Pusat Otak Nasional dan RS Kanker Dharmais Jakarta.
Hal ini pun tambah dia, ada kaitan dengan kerjasama RSUD Tripat dengan UIN Mataram yang akan mendirikan Fakultas Kedokteran di daerah Gapuk Gerung dimana RSUD Tripat ke depan juga sedang berproses untuk menjadi RS pendidikan. “kalau sudah jadi rumah sakit pendidikan, maka nanti program pendidikan dokter spesialis bisa dilakukan di RS Gerung, karena kebijakan Kemenkes saat ini untuk menempuh pendidikan dokter spesialis maupun fellowship itu bisa dilakukan di rumah sakit (Hospital base),” ujarnya. (her)

