spot_img
Rabu, Februari 25, 2026
spot_img
BerandaHEADLINEBesok, 3.612 Pelamar CPNS Pemprov Berebut 140 Formasi

Besok, 3.612 Pelamar CPNS Pemprov Berebut 140 Formasi

Mataram (Suara NTB) – Pelaksanaan tes peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari berbagai kementerian/lembaga dan pemerintah daerah sedang berlangsung hingga 14 November mendatang. Khusus untuk pelamar CPNS Pemprov NTB, tes akan dilaksanakan mulai hari Minggu, 27 Oktober 2024 hingga Senin, 28 Oktober 2024. Sebanyak 3.612 pelamar akan memperebutkan 140 formasi CPNS, yakni 70 formasi tenaga kesehatan dan 70 formasi tenaga teknis.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi NTB H. Yusron Hadi, ST., MUM., menjelaskan,  pada tanggal 27 Oktober dan 28 Oktober tes digelar masing-masing 4 sesi ujian. Menurutnya, setiap sesi peserta diberikan waktu 100 menit dan untuk tanggal 28 ada 2 sesi ujian bagi pelamar CPNS Pemprov NTB.

‘’Pada sesi pagi yang pertama peserta provinsi sebanyak 315 orang sisanya dari instansi lain sebanyak 85 orang. Oleh karena itu, kita akan kasih pita penanda peserta provinsi agar mereka terlayani oleh panitia Pemprov NTB yang sudah kita siapkan berjaga di Asrama Haji,” ujarnya pada Suara NTB, Jumat, 25 Oktober 2024.

Dalam memberikan pelayanan kepada peserta seleksi penerimaan CPNS, Yusron menegaskan, jika pihaknya sudah membentuk panitia tersendiri yang beranggotakan 35 orang yang stand by di setiap pos yang dilalui oleh peserta seleksi. Panitia juga memastikan peserta Pemprov NTB benar masuk ruang ujian. “Ada yang jaga di penitipan barang/loker, ruang registrasi, ruang transit, dan  ruang steril sebelum masuk ruang ujian,” ujarnya.

Staf Ahli Gubernur NTB ini juga memastikan jika dirinya bersama tim yang dibentuk akan turun langsung memantau selama pelaksanaan seleksi berlangsung. Hal ini memastikan pelaksanaan seleksi berjalan sesuai dengan ketentuan yang sudah ditetapkan.

Pihaknya juga mengingatkan agar peserta tidak lupa membawa KTP dan kartu peserta. “Kalau hilang bawa surat keterangan hilang atau surat KK yang berkode. Hati-hati jangan sampai hilang atau ketinggalan dibawa karena konsekuensinya tidak bisa masuk mengikuti ujian,” ujarnya mengingatkan.

Tidak hanya itu, ungkapnya, pada hari pertama seleksi pihaknya menjadwalkan Penjabat Gubernur NTB Hassanudin akan hadir membuka dimulainya seleksi peserta. Untuk itu, pada peserta diminta hadir 90 menit sebelum tes dimulai.

“Peserta tolong hadir 90 menit sebelum jam ujian dimulai. Jam 08-09 pagi dimulai sesi pertama tanggal 27 Oktober, sehingga peserta harap hadir 90 menit sebelum jam 8.00. 90 menit itu ada proses registrasi, penitipan barang, body checking, peserta masuk ruang tunggu dan masuk ruang transit,” tegasnya.

Selain itu, Yusron tidak menginginkan peserta yang berasal dari seluruh NTB dan beberapa daerah di Indonesia sia -sia saat mengikuti tes. Untuk itu, ujarnya, peserta harus mematuhi ketentuan yang sudah ditetapkan pihak panitia, seperti penggunaan seragam hitam untuk bawah dan putih untuk bagian atas serta sepatu hitam. Tidak hanya itu, peserta perempuan juga harus memakai jilbab hitam tanpa bros dan aksesoris lainnya. (ham)

IKLAN
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO