spot_img
Jumat, Februari 27, 2026
spot_img
BerandaHEADLINETak Ada Ruang Kecurangan

Tak Ada Ruang Kecurangan

PEMUNGUTAN dan penghitungan suara Pilkada serentak Provinsi NTB tahun 2024 sudah tuntas dilaksanakan pada 27 November pekan lalu. Tahapan Pilkada kini tengah memasuki proses rekapitulasi suara di tingkat kecamatan dan juga tingkat KPU Kabupaten/Kota.

Ketua KPU NTB, Muhammad Khuwailid menyampaikan bahwa dari hasil pantauannya, secara umum proses pemungutan dan penghitungan suara pilkada berjalan dengan aman dan lancar. Tidak ditemukan kejadian gejolak ditengah masyarakat yang sampai menganggu proses Pilkada.

“Alhamdulillah seluruh proses pelaksanaan pemungutan suara berjalan dengan aman, dengan baik. Tentu situasi dan kondisi ini melibatkan banyak pihak, ada masyarakat, Forkopimda, Bawaslu, parpol dan teman-teman Paslon,” ujar Khuwailid.

Disampaikan Khuwailid bahwa tahapan Pilkada saat ini sudah sampai pada rekapitulasi ditingkat kecamatan, bahkan beberapa daerah sudah ada yang selesai rekapitulasi kecamatan sehingga sudah mulai melaksanakan rekapitulasi ditingkat KPU Kabupaten/Kota.

“Teman-teman di kabupaten/kota sedang melakukan rekapitulasi tingkat kecamatan, ada beberapa yang sudah selesai, seperti Kota Mataram sudah mulai melakukan rekapitulasi tingkat KPU Kota,” ujar Khuwailid pada Minggu, 1 Desember 2024.

Pada proses rekapitulasi tersebut, Khuwailid memastikan bahwa tidak ada ruang untuk melakukan kecurangan. Sebab dokumen-dokumen C-Hasil ditingkat TPS sudah dikunci di akun Sirekap. Sehingga dipastikan tidak bisa lagi untuk mengutak-atik suara.

“Sampai dengan hari ini sudah 99,73 perse, C-Hasil sudah masuk di Sirekap. Tinggal beberapa TPS saja yang belum masuk karena ada kendala gangguan sinyal di beberapa tempat,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, anggota KPU NTB yang membidangi divisi Hukum, Mastur mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen kuat untuk menjaga kemurnian suara rakyat. Dipastikannya satu suara rakyat tidak boleh bergeser sedikitpun dalam proses rekapitulasi suara tersebut.

“Satu pun suara rakyat tidak boleh ada yang bergeser, tercecer. Kita kawal proses rekapitulasi ini sampai akhir. Selain di internal kami juga mengharapkan partisipasi masyarakat untuk bersama-sama mengawal proses rekapitulasi suara ini,” katanya. (ndi)

IKLAN
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO