spot_img
Kamis, Februari 26, 2026
spot_img
BerandaPENDIDIKANLokakarya Literasi Digital, Ikhtiar  Membudayakan Minat Membaca Masyarakat

Lokakarya Literasi Digital, Ikhtiar  Membudayakan Minat Membaca Masyarakat

Mataram (Suara NTB) – Meningkatkan literasi masyarakat sangat penting untuk dilakukan. Terutama menumbuhkan minat baca di seluruh kalangan masyarakat. Keberadaan tokoh agama, tokoh masyarakat hingga lembaga adat memiliki peranan penting dalam upaya meningkatkan minat baca, khususnya di kalangan generasi muda dan masyarakat desa.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi NTB Dr. H. Ashari, SH., M.H., saat membuka Lokakarya Literasi Digital dengan tema “Transformasi Digital dalam Literasi Budaya: Strategi Inovatif Mengangkat Kearsifan Lokal Sebagai Konten Literasi Masyarakat” di Gedung Layanan Perpustakaan, Kamis, 12 Juni 2025.

Ashari mengharapkan keterlibatan semua pihak terhadap kegiatan literasi, termasuk kegiatan lokakarya literasi digital ini diharapkan mampu menambah khazanah  terutama bagaimana semua pihak memajukan literasi di NTB.

Apalagi dalam rencana pengukuhan Bunda Literasi Tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota tanggal 25 Juni mendatang di Lombok Timur akan menghadirkan semua kepala desa yang ada di Lombok Timur. Menurutnya, peranan kepala desa dalam memajukan program literasi di tingkat desa juga sangat penting. Termasuk menganggarkan alokasi dana untuk kemajuan perpustakaan di desanya masing-masing.

‘’Sekaligus juga kita akan mengukuhkan Bunda Literasi Desa di seluruh NTB. Ada 1.156 desa di NTB yang diharapkan bisa memiliki peranan dalam memajukan literasi yang ada di NTB. Kita ingin semua transformasi perpustakaan ini bisa berjalan merata, maka ujung tombaknya adalah di desa,’’ ujar mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintahan Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi NTB ini.

Pada lokakarya ini juga, ungkapnya, pihaknya mengundang perwakilan dari organisasi masyarakat Sasak, Samawa dan Mbojo. ‘’Mereka sangat penting perannya di masyarakat dan di dalam mentransformasi bagaimana literasi digital bisa berjalan dengan baik. Beliau-beliau itu adalah merupakan garda terdepan di dalam mensukseskan literasi,  terutama literasi digital dalam literasi budaya,’’ terangnya.

Pada lokakarya ini hadir narasumber Ketua Ikatan Perpustakaan Indonesia NTB Ichwan, S.Sos., MM.,  Abdul Latief Apriaman, M.Sos., Pendiri Sekolah Pedalangan Sasak, Mashur Riadi, endiri UAC Creative Studio. (ham)

IKLAN
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO