BerandaPENDIDIKANSMP Muhammadiyah Mataram Baru Terima Enam Pendaftar

SMP Muhammadiyah Mataram Baru Terima Enam Pendaftar


Mataram (Suara NTB)
– Penerimaan Murid Baru (PMB) 2026 di SMP Muhammadiyah Mataram, masih sepi peminat. Hingga saat ini, sekolah swasta tersebut baru menerima enam calon murid yang menyerahkan berkas pendaftaran.


Jumlah ini masih jauh dari target minimal sekolah yang hanya membidik 20 siswa untuk mengisi satu Rombongan Belajar (Rombel).
Ketua Panitia PMB SMP Muhammadiyah Mataram, Irawan, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan persiapan matang sejak Februari lalu. Berbagai strategi pun telah dikerahkan demi menarik minat calon siswa.


“Persiapannya sudah dilakukan baik secara manual—manual seperti yang sudah umum diketahui, ada brosur apa segala macam—kemudian lewat media sosial,” ujar Irawan saat diwawancarai beberapa waktu lalu.


Meski promosi sudah digencarkan secara luring maupun daring, arus pendaftaran tak kunjung melonjak. Dari target satu kelas penuh, baru enam orang yang resmi mendaftar.


Menurut Irawan, minimnya peminat di sekolah swasta dipicu oleh ketatnya persaingan dengan sekolah negeri. Padahal, demi meringankan beban masyarakat, SMP Muhammadiyah Mataram telah menyediakan kebijakan khusus berupa pembebasan biaya bagi siswa dari keluarga prasejahtera.


“Tidak dipungut biaya bagi yang tidak mampu. Bagi yang tidak mampu kita gratiskan dia. Mmm, kita gratiskan dia, kita fokuskan dia diasramakan gitu,” jelasnya.


Target 20 siswa yang dicanangkan tahun ini sebenarnya bukan tanpa alasan. Selain, karena keterbatasan peminat, jumlah tersebut dinilai sebagai angka ideal agar proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di kelas bisa berjalan lebih optimal dan fokus.


Kendati demikian, data historis sekolah menunjukkan tren penurunan jumlah siswa baru yang cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Sebagai perbandingan, pada tahun 2023 SMP Muhammadiyah Mataram masih bisa menjaring 10 siswa baru.


Namun, angka tersebut merosot pada tahun 2025 yang hanya mendapatkan 7 siswa, hingga puncaknya pada tahun 2026 ini yang baru menyentuh angka 6 pendaftar. (sib)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO