Mataram (Suara NTB) – SMPN 5 Mataram turut mengikuti Gerakan Tanam Cabai Serentak yang dinisiasi Pemerintah Kota Mataram, pada Senin, 16 Juni 2025. Sebanyak 650 bibit ditanam pihak sekolah, sesuai dengan jumlah siswa kelas VII, VIII, dan guru SMPN 5 Mataram.
Pemerintah Kota Mataram resmi meluncurkan Gerakan Tanam Cabai Serentak Se-Kota Mataram yang melibatkan lebih dari 80.000 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak PAUD/TK, pelajar SD dan SMP, kader lingkungan, ASN, hingga masyarakat umum. Gerakan ini digelar sebagai wujud nyata edukasi dini tentang pemanfaatan lahan sempit dan penguatan ketahanan pangan keluarga di wilayah perkotaan.
Kepala SMPN 5 Mataram, Ida Ayu Putu Armyani pada Senin, 16 Juni 2025 mengatakan, pihaknya mendukung gerakan ini. Apalagi gerakan tanam cabai serentak ini positif dan banyak sekali pembelajaran yang bisa didapat siswa.
“Misalnya mereka bisa belajar mencintai dan menyayangi ciptaan Tuhan selain pada diri mereka dan sesamanya. Mereka dapat melatih kedisiplinan dan kesabaran dalam memelihara tanaman sampai bisa tumbuh baik, mereka dapat melatih keterampilan bercocok tanam, mereka belajar menghargai proses, mereka mengetahui bahwa salah satu unsur ketahanan pangan,” jelas Ida Ayu.
Para siswa dan guru terlihat antusias saat mengikuti rangkaian gerakan tanam cabai serentak di halaman SMPN 5 Mataram. Para siswa duduk di halaman sekolah dan dibagikan bibit cabai. Kemudian mereka menanam bibit cabai itu ke dalam kantong berisi tanah yang telah disiapkan.
“Harapan kami, semua siswa, guru, dan pegawai memiliki pengetahuan bahwa cabai bukan hanya pelengkap masakan, tapi juga kunci kemandirian pangan. Mari sukseskan gerakan tanam cabai serentak Kota Mataram,” pungkas Ida Ayu. (ron)


