Sumbawa Besar (Suara NTB) – Sebanyak 191 wisatawan mancanegara (Wisman) yang merupakan penumpang dari kapal pesiar PONANT Le Jacques Cartier kembali melakukan kunjungan di Sumbawa, Sabtu, 21 Juni 2025 setelah sebelumnya sebanyak 189 Wisman juga datang ke Sumbawa.
“Ini merupakan kunjungan kedua kali Wisman ke Sumbawa, pertama 189 orang setelah libur lebaran dan ini yang kedua membawa wisman sebanyak 191 orang di pelabuhan Badas,” Kata kepala Dinas Pariwisata Pemuda Olahraga (Disparpora) Dr. Dedy Heriwibowo kepada Suara NTB, kemarin.
Banyaknya kunjungan Wisman ke Sumbawa tersebut lanjut Doktor Dedi, mengindikasikan sektor pariwisata terus menggeliat dan sangat dikenal. Apalagi mereka datang ke Sumbawa hanya untuk melihat budaya di desa Budaya Pamulang termasuk beberapa kegiatan masyarakat di desa tersebut.
“Jadi, rata-rata wisman yang datang ke Sumbawa hari ini hanya untuk melihat desa Budaya Pamulung dan kami sudah siapkan kegiatan mulai dari barapan kebo (balapan kerbau) hingga barodak (ritual sebelum pernikahan),” ucapnya.
Disebutkanya, kapal pesiar yang membawa mengangkut 191 orang tersebut berasal dari berbagai Negara, seperti Australia, Selandia Baru, Perancis dan beberapa negara Eropa lainnya. Para wisman ini tertarik datang ke Sumbawa karena menyaksikan secara langsung budaya masyarakat.
“Jadi, setelah mereka turun dari kapal kita langsung mengajak mereka ke desa wisata Pemulung untuk menyaksikan Karapan Kerbau yang merupakan atraksi unik satu satunya di Indonesia,” ujarnya.
Doktor Dedy turut mengajak semua pihak untuk sama-sama bekorlabori membagun sektor pariwisata. Dirinya juga mengajak masyarakat ikut menjaga kelestarian alam, mengingat distinasi wisata di Kabupaten Sumbawa berbasis alam.
“Dua ikon utama kita Mata Jitu dan Hiu Paus harus kita betul-betul serius menjaganya. Kalau tidak ini bisa hilang kita juga yang rugi,” pungkasnya. (ils)

