spot_img
Senin, Februari 23, 2026
spot_img
BerandaNTBKOTA MATARAMDinas PUPR Mataram Inventarisasi Kerusakan Rumah dan Jembatan akibat Banjir

Dinas PUPR Mataram Inventarisasi Kerusakan Rumah dan Jembatan akibat Banjir

Mataram (Suara NTB) – Beberapa rumah warga, sekolah, serta infrastruktur publik di Kelurahan Bertais dan Gontoran rusak akibat banjir yang menerjang Kota Mataram pada, Minggu, (6/7/2025). Merespons adanya laporan terkait kerusakan tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram segera melakukan inventarisasi di beberapa titik.

Kepala Bidang Cipta Karya, Dinas PUPR Kota Mataram, Zohri, ditemui di Mataram mengatakan, pihaknya kini tengah melakukan inventarisasi terhadap beberapa rumah warga, jembatan, dan sekolah yang sekolah yang terdampak. “Jadi step by step di setiap lingkungan kita datangi sesuai dengan laporan yang masuk,” ujarnya, Selasa, (8/7/2025).

Dari hasil inventarisasi tersebut, disebutkan ada empat rumah warga yang rusak tembok dan pondasinya. Kemudian satu jembatan penghubung Kelurahan Bertais dan Gontoran, serta sebagian tembok milik SMPN 22 Mataram.

“Kalau sampai bangunan rumahnya dari hasil inventarisasi kita tidak ada yang roboh. Namun apa yang berdampak, contoh seperti ini pondasinya tergerus, kalau tidak cepat ditanggulangi kita khawatirkan nanti cuaca di kemudian hari datang tiba-tiba,” jelasnya.

Ia menyebutkan, proses inventarisasi akan terus dilakukan di beberapa titik yang terdampak banjir. “Nah, ini kan baru Bertais pada hari ini. Nanti selanjutnya dengan kelurahan-kelurahan lain nanti. Kelurahan Mandalika, Kelurahan Dasan Cermen, Abian Tubuh, Babakan dan lainnya,” sebutnya.

Setelah proses inventarisasi dilakukan, Dinas PUPR nantinya akan mengumpulkan data-data yang ditemukan. Kemudian akan diserahkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah untuk ditindaklanjuti.

“Tugas kami di sini adalah inventarisasi terhadap fasilitas publik dan bangunan tempat tinggal yang rusak. Nah tentu data ini akan kita kumpulkan dan kita serahkan. Seperti yang kita ketahui di sini ada BPBD selaku badan penanggulangan bencana. Nah mungkin nanti seperti apa hasil olah data ini,” pungkasnya.

Dari pantauan Suara NTB, rusaknya jembatan penghubung Kelurahan Gontoran dan Bertais mengakibatkan akses dan mobilitas warga menjadi tersendat. Beberapa pengendara yang hendak melintasi jembatan putar balik setelah mengetahui jalan penghubung tersebut rusak.

Sementara, salah satu rumah yang berada di dekat bantaran sungai mengalami kondisi yang memperihatinkan. Pondasi rumah yang mepet sungai tergerus, menyisakan satu tiang yang masih menggelantung.

Begitu juga dengan sekolah yang berada di Kelurahan Gontoran yakni Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 22 Mataram turut menjadi korban ganasnya terjangan banjir. Beberapa bagian tembok sekolah tumbang dikonfirmasi tumbang akibat banjir. (sib).

IKLAN
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO