Minggu, Maret 8, 2026

BerandaNTBLOMBOK UTARAUsai Tilang Pelajar, Satlantas Polres Lotara Beri Tumpangan Pulang

Usai Tilang Pelajar, Satlantas Polres Lotara Beri Tumpangan Pulang

Tanjung (Suara NTB) – Satlantas Polres Lombok Utara memberi tumpangan pulang kepada para pelajar usai terjaring razia pada Senin, 25 Agustus 2025 sore. Polres memberikan sanksi tilang kepada para pelajar dengan tujuan edukatif, agar para siswa dan orang tua lebih waspada terhadap keamanan dan keselamatan dari dan menuju sekolah.

Kapolres Lombok Utara, AKBP Agus Purwanta, S.I.K melalui Kasat Lantas Polres Lombok Utara, AKP Belly Rizaldy, S.Tr.K, SIK., Selasa, 26 Agustus 2025 mengungkapkan, pengamanan berkendara dengan imbauan hingga penindakan dilakukan sebagai wujud komitmen penyelenggaraan keamanan dan ketertiban di jalan raya.

Salah satunya dilakukan di area Mako Polres Lombok Utara. Pengendara yang menjadi objek sasaran adalah pengendara roda dua, baik masyarakat umum maupun pelajar.

“Selama operasi sejak pukul 14.00 Wita sampai selesai, petugas menindak 44 pelanggar lalu lintas dengan barang bukti berupa 22 unit kendaraan bermotor, 20 lembar STNK, 2 SIM,” ungkap Belly.

Ia menjelaskan, para pengendara yang ditilang masih terkesan abai dengan kelengkapan berkendara, baik surat kendaraan, kelengkapan kendaraan maupun atribut berkendara. Namun di kalangan pelajar, banyak diamankan kendaraan modifikasi yang menggunakan knalpot brong, kendaraan pretelan, dan tidak mengenakan helm.

Selain melakukan tilang, petugas juga memberikan edukasi kepada pelajar. Mereka diimbau agar lebih disiplin menggunakan kendaraan, melengkapi surat-surat, dan selalu mengenakan helm standar demi keselamatan.

“Kami mengingatkan kepada siswa maupun siswi agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas, terutama saat berkendara di jalan raya. Gunakan helm dan perlengkapan lain yang sesuai standar demi keselamatan diri,” sambungnya.

Belly menegaskan, penindakan dengan memberikan tilang merupakan bentuk sanksi langsung kepada para pengendara. Tujuannya, agar ke depan, lebih safety dalam berkendara.

“Kami fokus pada kendaraan yang berpotensi menimbulkan gangguan, seperti knalpot brong dan pretelan,” imbuhnya.

Pihaknya memahami, bagi pelajar yang kendaraannya ditahan, Petugas Satlantas langsung memfasilitasi para pelajar tersebut. Aparat diarahkan untuk mengantar siswa tersebut ke kediaman masing-masing, sekaligus diberikan imbauan kepada orang tua siswa bersangkutan.

“Kami harus memastikan anak-anak selamat sampai rumah setelah kendaraannya ditahan. Kami siapkan mobil dinas untuk mengantarkan mereka pulang,” demikian Belly. (ari)

IKLAN
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO