Praya (Suara NTB) – Maskapai Garuda Indonesia telah menyiapkan sebanyak tiga charter flight untuk mengangkut para kru dan pembalap MotoGP dari Bandara Internasional Narita Jepang langsung ke Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM). Dengan seluruh penerbangan direncanakan pada Senin, 29 September 2025 mendatang.
“Sampai hari ini informasinya ada tiga charter flight dari maskapai Garuda Indonesia rute Narita-Lombok di tanggal 29 September 2025 mendatang,” sebut General Manager PT. Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Lombok Aidhil Philip Julian, dalam keteranganya, Rabu, 24 September 2025.
Selain itu selama periode gelaran MotoGP Mandalika awal Oktober mendatang, pihaknya juga sudah menerima sebanyak 28 permintaan extra flight. Terhitung mulai tanggal 29 September hingga 6 Oktober 2025. Dengan Garuda Indonesia menjadi maskapai yang paling banyak meminta extra flight yakni 18 penerbangan. Kemudian maskapai AirAsia delapan penerbangan serta Pelita Air sebanyak dua penerbangan. Terbanyak untuk rute Jakarta-Lombok.
Kemudian untuk pengangkutan logistic pendukung event MotoGP, total ada lima penerbangan yang dijadwalkan masuk dari maskapai Qatar Airways. Di mana seluruh penerbangan menggunakan pesawat Boeing 777. Dijadwalkan tiba selama dua hari pada 29 dan 30 September 2025 mendatang.
“Pesawat kargo pertama dijadwalkan tiba pukul 21.05 Wita pada tanggal 29 September 2025. Dan, empat penerbangan lainnya tiba pada pukul 00.05, 14.35, 17.00, dan 22.10 Wita tanggap 30 September 2025, langsung dari dari Narita International Airport (NRT) Jepang,” ujarnya.
Untuk mengakomodasi permintaan penerbangan tambahan dari maskapai selama periode MotoGP, BIZAM akan beroperasi selama 24 jam. Seluruh infrastruktur, fasilitas dan personel di BIZAM juga telah dipersiapkan secara optimal. Guna menyambut kedatangan kargo logistik MotoGP, para pembalap, tim ofisial, hingga penonton ajang balap motor terbesar di dunia tersebut.
“Khusus untuk personel yang akan mendukung kelancaran operasional bandara, kita siapkan sebanyak 307 orang. Terdiri dari 267 personel internal. Ditambah 40 personel eksternal yang berasal dari stakeholder terkait,” kata Aidhil.
Tidak hanya itu, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan tiga bandara. Yakni Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara Juanda Surabaya dan Bandara Blimbingsari Banyuwangi sebagai bandara alternative. Untuk penempatan parkir pesawat jika terjadi penambahan pergerakan pesawat selama event MotoGP nantinya.
“Intinya BIZAM bersama seluruh stakeholder berkomitmen memberikan pelayanan terbaik. Dengan mengutamakan aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan demi kesuksesan MotoGP Mandalika 2025,” tandasnya. (kir)



