spot_img
Minggu, Februari 1, 2026
spot_img
BerandaEKONOMI20 Kapal Penyeberangan Disiapkan Gapasdap Lembar untuk Dukung MotoGP Mandalika 2025

20 Kapal Penyeberangan Disiapkan Gapasdap Lembar untuk Dukung MotoGP Mandalika 2025

Mataram (Suara NTB) – Guna mendukung kelancaran transportasi laut selama ajang MotoGP Mandalika 2025 yang akan digelar pada 3–5 Oktober 2025 di Sirkuit Mandalika, Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (Gapasdap) Cabang Lembar menyiapkan 20 kapal penyeberangan.

Ketua Gapasdap Cabang Lembar, Firman Dandy, memastikan seluruh kapal yang melayani rute Lembar–Padangbai dalam kondisi layak operasi dan siap menghadapi semua skenario kepadatan penumpang. “Kami menyiapkan 20 kapal yang standby untuk semua skenario, baik kondisi normal, padat, maupun sangat padat,” ujarnya usai rapat koordinasi di Hotel Lombok Raya, Selasa, 30 September 2025.

Firman menjelaskan bahwa dalam kondisi normal, terdapat sekitar 13 penyeberangan per hari pada lintasan Lembar–Padangbai. Namun, frekuensi tersebut akan dinaikkan hingga 18 kali per hari saat kondisi padat, 20 kali per hari saat terjadi lonjakan signifikan penumpang. “Semua kapal sudah siap mendukung mobilitas penonton dan kendaraan menuju Lombok,” tambahnya.

Selain rute utama Lembar–Padangbai, Gapasdap juga menyiapkan kapal untuk rute lainnya. Yakni Pelabuhan Gilimas – Surabaya: 7 kapal. Pelabuhan Jangkar – Lombok: 1 kapal. Pelabuhan Banyuwangi – Lombok: 4 kapal. Namun, tidak ada penambahan trip pada rute-rute tersebut. Menurut Firman, lonjakan penumpang biasanya lebih tinggi pada rute dari Bali ke Lombok, terutama menjelang hari H.

Gapasdap juga memastikan bahwa tidak akan ada kenaikan tarif penyeberangan selama periode MotoGP berlangsung. “Semua berjalan sesuai aturan. Kami hanya menyesuaikan skenario jumlah keberangkatan dengan tingkat keramaian penumpang,” tegas Firman.

Firman menyebutkan bahwa hingga akhir September 2025, belum terlihat lonjakan signifikan dalam pemesanan tiket, khususnya dari arah Jawa. Namun, peningkatan biasanya terjadi pada H-2 atau H-1, terutama dari arah Bali. “Banyak penonton yang memilih menginap atau menyewa kendaraan di Bali lalu menyeberang ke Lombok,” ujarnya.

Dengan seluruh skema dan persiapan yang telah dilakukan, Gapasdap Cabang Lembar optimistis bahwa kebutuhan transportasi laut selama MotoGP Mandalika 2025 dapat terlayani dengan baik. “Kami sudah berkoordinasi dengan seluruh agen dan operator kapal. Intinya, masyarakat dan penonton MotoGP tidak perlu khawatir soal ketersediaan kapal penyeberangan,” tutup Firman. (bul)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO