Selong (Suara NTB) – Institut Agama Islam Hamzanwadi (IAIH) Pancor kembali mengukuhkan komitmennya dalam membangun karakter kepemimpinan mahasiswa melalui pelantikan Pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas dan Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) untuk masa bakti 2025–2026.
Acara bertema “Meneguhkan Regenerasi Kepemimpinan yang Berakhlak, Mencetak Pemimpin Visioner Membangun Peradaban Kampus” ini digelar di Aula Utama Kampus IAI Hamzanwadi Pancor belum lama ini.
Acara yang dihadiri oleh ratusan mahasiswa yang akan dilantik ini turut dihadiri secara resmi oleh Wakil Rektor III, Dr. H. Hayyi Akrom, M.Pd., yang mewakili Rektor, beserta jajaran pimpinan fakultas, Biro Kemahasiswaan, dan Ketua Program Studi dari seluruh fakultas di lingkungan IAIH Pancor.
Dr. H. Hayyi Akrom, M.Pd., menegaskan bahwa regenerasi kepemimpinan mahasiswa merupakan bagian integral dari proses pendidikan karakter dan penanaman tanggung jawab sosial.
“Menjadi pengurus organisasi bukan sekadar soal jabatan, melainkan tentang dedikasi, komitmen, dan pengabdian. Mahasiswa harus hadir sebagai penggerak perubahan yang berakhlak, berpikir kritis, dan solutif terhadap persoalan kampus maupun masyarakat,” ungkapnya.
Hayyi Akrom juga menekankan peran strategis BEM dan HMPS sebagai mitra institusi dalam menciptakan iklim akademik yang dinamis dan kondusif. Lebih dari itu, organisasi kemahasiswaan ini disebutnya sebagai “laboratorium kepemimpinan” yang mempersiapkan mahasiswa untuk menghadapi tantangan di masa depan.
Sementara itu, Ketua BEM Institut, Saefullah, dalam sambutannya mengajak seluruh pengurus yang dilantik untuk membangun sinergi dan semangat kolektif.
“Gerakan mahasiswa harus progresif, kritis, dan berdaya guna. Kita perlu menyingkirkan sikap pragmatisme, karena setiap perubahan besar selalu lahir dari proses panjang dan konsistensi perjuangan,” tegas Saefullah.
Ia juga menegaskan pentingnya kesatuan visi dan misi, dengan mengutip pesan tokoh nasional, Tan Malaka, bahwa sebuah ide besar hanya akan hidup jika diperjuangkan bersama dalam satu kesadaran kolektif.
Dengan terselenggaranya pelantikan ini, IAI Hamzanwadi Pancor kembali menegaskan komitmen institusionalnya untuk mendukung penuh kegiatan kemahasiswaan yang berorientasi pada pembentukan karakter, kepemimpinan, dan tanggung jawab sosial. Langkah ini merupakan upaya nyata dalam mencetak generasi intelektual yang tidak hanya berdaya saing, tetapi juga berintegritas tinggi untuk membawa perubahan positif bagi kampus dan masyarakat. (rus)


