Giri Menang (Suara NTB) – Kepala Desa Golong, HM. Zainuddin, menyampaikan bahwa perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Desa bukan sekadar kegiatan rutin. Melainkan momentum untuk memperkuat rasa syukur dan kebersamaan antara pemerintah desa dan warga.
Hal ini tergambar pada berbagai rangkaian kegiatan peryaan HUT ke 14 desa ini yang mampu mengundang partisipasi masyarakat. “Perayaan HUT Desa Golong yang rutin tiap tahun kami lakukan ini bukan sekadar rutinitas tahunan. Melainkan momentum memperkuat rasa syukur dan kebersamaan antara pemerintah desa dan masyarakat,” kata Zainudin.
Ia menegaskan, seluruh kegiatan HUT dirancang untuk memperkuat nilai gotong royong dan kemandirian yang menjadi fondasi pembangunan desa.
“Kami berharap masyarakat terus memberikan partisipasi, dukungan, dan masukan. Dengan begitu, Desa Golong bisa semakin maju dan warganya semakin sejahtera,” ungkapnya. Dengan mengusung semangat Desa Golong Tangguh, Mandiri, dan Berbudaya, pemerintah desa berkomitmen melanjutkan inovasi dalam pelayanan publik, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta pelestarian budaya lokal.
“Perayaan HUT Desa Golong adalah bentuk rasa syukur atas kemajuan desa yang kini telah berstatus desa mandiri, hasil kerja keras dan dukungan seluruh masyarakat,” ujarnya. Rangkaian HUT ke-14 Desa Golong sendiri telah berlangsung selama beberapa hari dengan berbagai kegiatan bernuansa keagamaan, olahraga hingga hiburan.
Acara diawali dengan tabligh akbar yang menghadirkan TGH Muhammad Arifin dari Bodak. Melalui tausiah, zikir, dan doa bersama, masyarakat diajak memperdalam nilai-nilai spiritual dan mempererat tali silaturahmi. Selain kegiatan keagamaan, berbagai lomba olahraga juga digelar. Kompetisi futsal dan badminton menjadi daya tarik tersendiri bagi warga.
Pertandingan futsal mencapai babak grand final pada Sabtu malam, disusul dengan final badminton pada Minggu malam. “Kami ingin kegiatan ini tidak hanya menghibur, tetapi juga menumbuhkan sportivitas dan persaudaraan antarwarga,” jelasnya.
Puncak perayaan berlangsung pada jalan sehat yang diikuti sekitar 1.600 peserta. Rute dimulai dan berakhir di halaman Kantor Desa Golong.
Antusiasme peserta semakin tinggi karena panitia menyiapkan 55 hadiah menarik, mulai dari sepeda listrik, kulkas, mesin cuci, hingga voucher makan di Golong Homeland & Resto serta Lesehan Tenda Maik.
Rangkaian kegiatan HUT pun ditutup dengan upacara bendera dan ramah tamah pada Senin, 13 Oktober 2025, bertepatan dengan hari lahir Desa Golong. Seluruh lapisan masyarakat diundang hadir, termasuk lembaga pendidikan dari jenjang TK hingga SMA, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, dan perempuan.“Upacara ini menjadi simbol kebanggaan dan persatuan masyarakat Golong,”tutup kades yang menjabat tiga periode ini. (Her)


