Giri Menang (Suara NTB) – Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi secara nasional berdampak pada sektor konstruksi di daerah. Di Kabupaten Lobar (Lobar), Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Pemukiman (PUPR-KP) terpaksa melakukan langkah antisipatif dengan mengevaluasi ulang seluruh kalkulasi proyek infrastruktur jalan dan jembatan pada Harga Perkiraan Sendiri (HPS).
Kepala Dinas PUPR-KP Lobar, Lalu Ratnawi, mengungkapkan bahwa lonjakan harga BBM memicu efek domino, terutama pada komponen pengadaan aspal. Mengingat aspal merupakan komoditas yang sebagian besar bahan bakunya masih bergantung pada pasar impor, pergerakan harga minyak dunia dan biaya logistik langsung memukul HPS yang telah disusun sebelumnya.
Lalu Ratnawi yang ditemui Kamis (23/4/2026) memaparkan bahwa saat ini terjadi peningkatan biaya pengadaan aspal di kisaran 15 persen. Dampaknya, setelah dikalkulasikan secara menyeluruh dengan biaya angkut dan operasional alat berat, koreksi pada HPS proyek jalan bisa menyentuh angka 30 persen. Pihaknya pun tak ingin terburu-buru melakukan tender sebelum evaluasi HPS ini tuntas berdasarkan survei harga pasar terbaru.
“Ini sangat penting untuk menghindari potensi kegagalan proyek atau kontraktor yang angkat tangan setelah kontrak ditandatangani karena tidak mampu menutup biaya operasional,” ujarnya. Ia menegaskan, jika pagu anggaran tetap atau tidak mengalami penambahan, pihak dinas akan mengambil langkah realistis melalui penyesuaian volume pekerjaan.
“Artinya, panjang jalan yang dikerjakan mungkin akan berkurang dari rencana awal, namun dengan tetap mempertahankan spesifikasi dan kualitas bangunan yang telah ditetapkan,” terangnya.
Menurut Lalu Ratnawi, fenomena penyesuaian anggaran ini bukan hanya terjadi di Lobar, melainkan menjadi dinamika nasional di lingkup kementerian maupun dinas PUPR di seluruh Indonesia.
“Langkah ini adalah bentuk tanggung jawab agar pembangunan tidak mangkrak di tengah jalan. Kami terus melakukan koordinasi agar proyek-proyek strategis ini bisa segera masuk tahap tender dalam waktu dekat,” pungkasnya. (her)

