spot_img
Kamis, Februari 19, 2026
spot_img
BerandaNTBLOMBOK TIMURPemkab Lotim Gelar Pelatihan Wirausaha bagi 100 Pemuda Miskin Ekstrem

Pemkab Lotim Gelar Pelatihan Wirausaha bagi 100 Pemuda Miskin Ekstrem

Selong (Suara NTB) – Pemkab Lotim bekerjasama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI) menggelar Pelatihan Kewirausahaan Pemuda Miskin Ekstrem, pada Selasa, 4 November 2025. Kegiatan ini diikuti 100 pemuda. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya nyata pemerintah dalam mempercepat pengentasan kemiskinan ekstrem.

Pelatihan yang mengusung tema “Wirausaha Muda Mandiri Indonesia Tangguh: Pengentasan Kemiskinan melalui Pengembangan Kewirausahaan Pemuda Berbasis Sumber Daya Lokal” ini berlangsung di Ballroom Kantor Bupati Lotim. Tujuannya adalah untuk menumbuhkembangkan kesadaran, pengetahuan, dan keterampilan berwirausaha para pemuda, dengan memanfaatkan potensi lokal yang ada.

Kehadiran Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, dalam acara tersebut semakin menguatkan kolaborasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Wabup memberikan apresiasi tinggi atas dipilihnya Lombok Timur sebagai satu dari delapan kabupaten/kota terpilih di Indonesia untuk program unggulan Kemenpora ini.

Pemkab Lotim menyambut baik kegiatan ini dan berharap dapat berkelanjutan. Program ini sejalan dengan visi misi Lombok Timur untuk melahirkan 20.000 wirausaha baru sebagai upaya pengentasan kemiskinan ekstrem.

Ia menekankan bahwa kolaborasi semua pihak sangat krusial untuk keberhasilan misi ini. “Sehingga lintas sektoral, lintas kementerian, lintas lembaga kolaborasinya harus lebih erat,” tegasnya.

Wabup juga berharap pelatihan ini dapat menjadi Pilot Project yang nantinya dapat direplikasi oleh Pemerintah Daerah ke dalam program-program yang sudah ada, seperti yang dijalankan di Loka Latihan Kerja Selong. Kepada para peserta, ia berpesan agar tidak perlu malu disebut miskin ekstrem, namun harus serius mengikuti pelatihan dan menginspirasi diri dari para narasumber yang hadir.

Sementara itu, Deputi Bidang Pelayanan Kepemudaan Kemenpora RI, Yohan, menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud nyata Kemenpora dalam menuntaskan masalah kemiskinan ekstrem. Pelatihan yang ditujukan bagi pemuda berusia 16 hingga 30 tahun ini dirancang untuk membekali mereka dengan ilmu dan pengetahuan, sehingga mampu melahirkan ide kreatif, berinovasi, dan akhirnya mandiri dengan membuka lapangan kerja berbasis potensi lokal.

“Para peserta diharapkan tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga menjadi sumber inspirasi dan agen inovasi. Tidak lagi menjadi pencari kerja, tetapi pembuka lapangan pekerjaan,” pungkas Yohan.

Untuk mendukung hal tersebut, pelatihan menghadirkan narasumber kompeten dari berbagai latar belakang, termasuk perwakilan dari Bank BRI Cabang Selong untuk membahas akses permodalan, pelaku wirausaha muda lokal, serta Founder Rumah SDM Indonesia yang membagikan strategi pengembangan diri.

Sebagai informasi, saat ini di Lombok Timur tercatat lebih dari 15.000 Kepala Keluarga (KK) yang masuk dalam kategori miskin ekstrem. Secara nasional, pemerintah menargetkan tingkat kemiskinan ekstrem dapat ditekan hingga tersisa 0,5 persen pada tahun 2026 mendatang. (rus)

IKLAN

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO