BerandaPENDIDIKANKuliah Umum di Gudang Bulog, Mahasiswa Unizar Dapat Pemahaman Tata Kelola Beras

Kuliah Umum di Gudang Bulog, Mahasiswa Unizar Dapat Pemahaman Tata Kelola Beras

Mataram (Suara NTB) – Puluhan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Al-Azhar (Unizar) menghadiri kuliah umum yang diselenggarakan di Kompleks Pergudangan Bulog Dasan Cermen, Mataram, pada Senin (3/6). Materi kuliah ini disampaikan oleh Manajer Pengadaan Perum Bulog Kanwil NTB, F. Dyan Istifana, dengan fokus utama pada tata kelola beras oleh Perum Bulog.

Dalam kuliah umum ini, F. Dyan Istifana menjelaskan peran Perum Bulog dalam menjaga ketahanan pangan di Indonesia, sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 5 Tahun 2015 yang menggariskan tiga pilar utama: ketersediaan, keterjangkauan, dan stabilitas.
Dyan Istifana menjelaskan pengadaan gabah/beras oleh Perum Bulog dilakukan melalui dua skema utama Dalam Negeri dan Luar Negeri. Penyerapan gabah/beras dalam negeri menggunakan skema PSO berdasarkan ketentuan harga dan kualitas yang diatur dalam Peraturan Badan Pangan Nasional No. 6 Tahun 2023, serta skema komersial dengan pembelian sesuai harga pasar.

“Pengadaan beras luar negeri dilakukan sesuai dengan surat penugasan atau persetujuan pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan dalam negeri,” ujarnya.
Kuliah umum ini juga memperkenalkan dua proyek besar yang mendukung tata kelola beras: RTR dan MRMP. Proyek RTR (Rice to Rice) dibangun di tujuh lokasi di Indonesia, termasuk Lombok Timur NTB dengan nilai investasi Rp13,6 miliar. Proyek ini dilengkapi dengan mesin Yong Xiang dari RRC yang memiliki kapasitas 6 ton/jam dan Colour Sorter. Proyek MRMP (Modern Rice Milling Plant) dibangun di sepuluh lokasi di Indonesia, termasuk Sumbawa NTB dengan nilai investasi Rp 80 Miliar.

“Proyek ini dilengkapi dengan mesin penggilingan dan pengemasan berkapasitas 6 ton/jam, mesin dryer kapasitas 30 ton/hari sebanyak 4 unit, dan SILO berkapasitas 2.000 ton sebanyak 3 unit,” kata Dyan.

Dyan Istifana menekankan pentingnya strategi yang solid dan infrastruktur modern dalam mengelola tata kelola beras di Indonesia. Para mahasiswa FEB Unizar diharapkan dapat memahami dan mengaplikasikan pengetahuan ini dalam studi dan karier mereka di masa depan.

Fasilitator kerja sama antara Unizar dengan Bulog, yang juga Dosen Akuntansi FEB Unizar, Dr. Herie Saksono, M.Si., mengatakan, kuliah umum ini merupakan implementasi kerja sama antara FEB Unizar dengan Perum Bulog Kanwil NTB. “Memberikan wawasan mendalam kepada mahasiswa tentang peran vital Perum Bulog dalam menjaga ketahanan pangan nasional,” ujarnya. (ron)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO