spot_img
Sabtu, Juli 20, 2024
spot_img
BerandaEKONOMITerdampak Banjir, Aktivitas Perajin Tahu Tempe di Kekalik Masih Normal

Terdampak Banjir, Aktivitas Perajin Tahu Tempe di Kekalik Masih Normal

Mataram (Suara NTB) – Hujan yang mengguyur Kota Mataram, pada Rabu malam, 3 Juli 2024, menyebabkan banjir di beberapa titik. Salah satunya di Kelurahan Kekalik Jaya. Daerah ini menjadi salah satu sentra produsen tahu dan tempe.

Menurut keterangan beberapa perajin tahu-tempe di Dusun Genjer Barat, tempat produksi mereka ada yang terdampak dan tidak. Mereka yang tidak terdampak karena berada di posisi yang lebih tinggi.

Ibu Saiyah, salah satu perajin tempe menjelaskan bahwa tempat produksi mereka tidak terdampak banjir seperti tahun lalu. “Kalau tahun lalu, sampai ke dalam tempat produksi,  tapi sekarang karena sudah tau akan banjir, jadi siaga dan antisipasi,” terangnya. Untuk bahan-bahan pembuatan tempe mereka tidak ada yang mengalami kerusakan dan masih beroperasi seperti biasa.

Sementara Ibu Rusni, salah satu perajin tempe yang posisi pabriknya lebih rendah, terdampak. Tempe yang sudah siap dipasarkan terkena air. “Ada dua rak yang terkena air tapi tidak rusak karena langsung diselamatkan,” jelasnya.

Ia menjelaskan, banjir tahun ini tidak seperti tahun lalu. Yang mana tahun lalu ia sampai rugi lima timbang biji kedelai yang akan diolah menjadi tempe. Sehingga kerugiannya ditaksir mencapai Rp5 juta. “Dulu bahan-bahan bikin tempe hanyut semua, kita rugi banyak,” ungkapnya.

Sementara, rumah-rumah di sekitar perajin terendam air, dan barang-barang diangkat untuk diselamatkan sebelum air meluap. Ia menjelaskan bahwa banjir yang terjadi sempat surut di sore hari,  dan berlanjut sejak magrib hingga 23.00 Wita.

Ia berharap, pemerintah memberikan perhatian berupa bantuan bagi mereka yang terdampak secara merata dan tepat sasaran. “Kalau ada bantuan ke sini tidak sampai, paling sampai bantuannya yang di luar saja. Padahal kami yang di sini di pinggir kali rumahnya,” keluhnya. (ulf)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -


Most Popular

Recent Comments