spot_img
Senin, Juli 22, 2024
spot_img
BerandaPOLHUKAMPOLITIKKPU NTB Dorong Perempuan Muda Jadi Pemilih Cerdas di Pilkada 2024

KPU NTB Dorong Perempuan Muda Jadi Pemilih Cerdas di Pilkada 2024

Mataram (Suara NTB) – KPU Provinsi NTB mendorong gerakan perempuan Muda pemilih cerdas yang digalakkan oleh Pengurus Besar Kohati Himpunan Mahasiswa Muslim (HMI) masif di seluruh Kabupaten Kota se NTB. Hal itu menjadi bagian dalam rangka mendorong tingkat partisipasi pemilih perempuan.

Ketua Divisi Sosialisasi, pendidikan pemilih dan SDM KPU Provinsi NTB Agus Hilman mengatakan, bahwa hal tersebut penting untuk meningkat kesadaran generasi Milenial dan gen Z kelompok perempuan untuk peka terhadap isu-isu Pilkada Serentak yang dilaksanakan 27 November 2024 mendatang.

“Gerakan perempuan muda pemilih cerdas yang dicanangkan oleh Korps HMI Wati sangatlah bagus. Ini harapan kami agar seluruh generasi muda tidak apatis terhadap isu-isu politik jelang Pilkada,” ujar Hillman pada Jumat, 5 Juli 2024 .

Menurutnya, tanpa mahasiswa tidak mungkin ada gerakan reformasi. Pelaksanaan Pemilu maupun Pilkada secara langsung merupakan buah karya anak Muda. Sebab itu anak muda  jangan disia-siakan kesempatan memilih pemimpin secara langsung saat ini.

Di kesempatan itu Hilman juga meminta kader muda Kohati HMI harus mengawal Pilkada ini agar menghasilkan pemimpin yang dipilih dengan proses yang berintegritas. Ia berpesan agar anak muda jangan aktif di media sosial saja.

“Aktif di medsos tapi pada hari H pencoblosan justru mager, males gerak, ogah ke TPS, jangan seperti itu. Justru ini adalah tantangan terberat anak muda sekarang ini. Kalaupun aktif di media sosial, sampai konten-konten pendidikan pemilih,” serunya.

Sementara Ketua Bidang Kajian dan Advokasi Kohati PB HMI, Masnia Ahmad mengatakan bahwa mereka melakukan roadshow ke daerah-daerah dalam rangka membangun semangat anak-anak muda perempuan agar ikut aktif dengan isu-isu pemilu.

“Pada intinya, kegiatan roadshow itu bertujuan agar mencegah terjadinya kerawanan pemilu di seluruh pilkada yang digelar serentak pada November 27 November 2024. Selain untuk mengawal terjadinya kecurangan dalam proses Pilkada, harapan Kohati juga agar pada Pilkada 2024 peran perempuan tetap terjaga atau bisa ditingkatkan,” katanya.

Agenda pengawalan Kohati HMI ini, akan terus dilakukan hingga pada masa kampanye nanti dan pada saat pelaksanaan pencoblosan para Calon Kepala Daerah. “Seluruh cabang ikut terlibat didalamnya dan mengawalnya sampai tuntas,” pungkasnya. (ndi) 

RELATED ARTICLES
- Advertisment -


Most Popular

Recent Comments