spot_img
Sabtu, Juli 20, 2024
spot_img
BerandaNTBKOTA MATARAMPembangunan Aula Pendopo Dikebut

Pembangunan Aula Pendopo Dikebut

Mataram (Suara NTB) – Bagian Umum Setda Kota Mataram meminta rekanan mempercepat pengerjaan aula pendopo. Bangunan yang berada di rumah dinas walikota itu, ditargetkan dimanfaatkan bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Kota Mataram pada 31 Agustus 2024.

Kepala Bagian Umum Setda Kota Mataram, Baiq Yulia Kusumawati menjelaskan, progres pembangunan aula pendopo dan ruang kerja pimpinan daerah masih on the track dan pengerjaan plus. Hal ini sesuai target karena diharapkan bangunan itu bisa dimanfaatkan pada perayaan Hari Ulang Tahun Kota Mataram tanggal 31 Agustus 2024. Meskipun pekerjaan belum tuntas 100 persen. “Iya, pekerjaan sudah memenuhi target,” kata Yulia dikonfirmasi pada Senin, 8 Juli 2024.

Untuk percepatan ini, pihaknya meminta rekanan untuk menambah sumberdaya supaya tidak kelimpungan saat dimanfaatkan sebagai lokasi acara HUT Kota Mataram. Yulia menambahkan, khusus pengerjaan ruang kerja walikota dan wakil walikota memiliki waktu pengerjaan selama empat bulan atau kontraknya berakhir bulan November. Namun demikian, rekanan juga diminta melakukan percepatan. “Sejauh ini, masih on the track semua,” katanya.

Progres pengerjaan aula pendopo mencapai 30 persen. Sedangkan, ruang kerja walikota dan wakil walikota sekitar 25 persen.

Mantan Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan dan Pembangunan Setda Kota Mataram ini menegaskan, kedua rekanan tidak ada kendala, terutama rekanan yang mengerjakan ruang kerja pimpinan daerah telah diantisipasi mengerjakan saat sore sampai malam hari.

Tujuannya agar tidak mengganggu jam kerja aparatur sipil negara di sekretariat daerah.

Sementara, pekerja di aula pendopo bekerja normal seperti biasa. “Kecuali hari Sabtu dan Minggu, mereka bekerja seperti biasa,” jelasnya.

Menurutnya, pekerjaan fisik gedung lanta 1 Setda Kota Mataram dan Aula Pendopo tidak memiliki tingkat kerumitan dibandingkan membangun dari awal. Rekanan hanya membangun sedikit tembok, memasang plafon, interior, dan lain sebagainya.

Kondisi cuaca tidak menjadi kendala bagi rekanan, walaupun sebelumnya hujan besar dan terjadi kebocoran di plafon. Rekanan sudah memperbaiki kebocoran tersebut, agar kembali normal. “Sempat terjadi bocor-bocor tetapi menjadi pekerjaan tambah kurangnya dari rekanan,” demikian kata Yulia. (cem)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -


Most Popular

Recent Comments