spot_img
Kamis, Juli 25, 2024
spot_img
BerandaNTBSUMBAWASail Indonesia di Samota 2024 Bakal Diikuti 30 Kapal

Sail Indonesia di Samota 2024 Bakal Diikuti 30 Kapal

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Kabupaten Sumbawa, mencatat sedikitnya sekitar 30 kapal yang sudah terkonfirmasi untuk mengikuti Sail of Indonesia bulan September mendatang.

“Kalau total peserta hasil konfirmasi ke event organizer (EO) estimasinya ada sekitar 30 kapal yang akan mengikuti Sail tersebut” kata Sekretaris Dispopar Sumbawa, Muhammad Irfan, kepada wartawan, Selasa, 9 Juli 2024.

Dia pun menyebutkan, jika masing-masing kapal layar itu penumpangnya dua sampai empat orang maka ada sekitar 100 wisatawan yang akan berkunjung ke Sumbawa. Bahkan rencananya, perahu peserta Sail akan berlabuh di pantai Gelora.

Baca Jugahttps://suarantb.com/2024/07/09/dijual-terbatas-tiket-motogp-mandalika-2024-diskon-hingga-50-persen/

“Event Sail Indonesia, rutin diselenggarakan dan ada sekitar 22 destinasi se-Indonesia yang dikunjungi oleh kapal Sail salah satunya Sumbawa,” ucapnya.

Berdasarkan hasil rapat koordinasi, rencana titik labuh akan dilakukan di Teluk Dalam di pantai Gelora. Tim juga akan segera melakukan pengecekan lokasi titik labuh termasuk jumlah kapasitas lokasi yang bisa untuk melabuhkan kapal.

“Besok (hari ini, red) kami bersama tim akan turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan karena kapal yacht ini punya spesifikasi khusus jadi tidak sembarang juga,” jelasnya.

Pemindahan lokasi titik labuh tersebut dilakukan sebagai bentuk pemerataan daerah yang dikunjungi oleh peserta Sail Indonesia. Mengingat di pelaksanaan tahun sebelumnya di wilayah timur dan kota sudah disinggahi oleh peserta Sail tinggal wilayah barat yang belum.

“Untuk wilayah timur sudah diwakili oleh Labuhan Jambu, di kota Labuhan Badas, makanya kita tetapkan titik labuh di wilayah Barat untuk tahun ini,” terangnya.

Dia melanjutkan, dari 22 destinasi yang dikunjungi peserta, Sumbawa mendapatkan tempat land off paling banyak. Kalau daerah lain destinasi yang dikunjungi sekitar empat hari itu sudah maksimal sementara di Sumbawa sampai enam hari.

“Kita paling banyak land off nya, kita berharap bisa memberikan dampak ke perekonomian masyarakat yang berada di sekitar lokasi kegiatan,” ujarnya.

Selain destinasi wisata baru, pihaknya juga menyiapkan destinasi wisata yang disiapkan sama seperti sebelumnya. Bahkan ada dua ikon Sumbawa yang diminati peserta Sail rally yaitu hiu paus dan karapan kerbau yang paling tinggi animo nya.

“Kalau di desa wisata tentu ada dampak secara langsung, contohnya di Batu Dulang. Mereka borong semua apa yang dijual di sana oleh pelaku UMKM seperti kopi kemasan,” timpalnya.

Ia menambahkanm sebelum menjalankan jadwal 2024, tentu pihaknya tetap akan melakukan pertemuan lanjutan. Hal itu dilakukan untuk memastikan destinasi mana saja yang siap untuk dikunjungi.

“Tetap akan kita rapat lebih lanjut untuk memastikan destinasi yang akan dikunjungi, sehingga persiapan yang kita lakukan bisa lebih maksimal,” pungkasnya. (ils)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -


Most Popular

Recent Comments