spot_img
Senin, Juli 22, 2024
spot_img
BerandaNTBLOMBOK BARATDigadang Duet dengan Ketua DPRD, Kepala Dispora Lobar Ajukan Berhenti dari ASN

Digadang Duet dengan Ketua DPRD, Kepala Dispora Lobar Ajukan Berhenti dari ASN

Giri Menang (Suara NTB) – Kepala Dinas Pemuda dan olahraga (Kadispora) Lombok Barat (Lobar) H Arbain Ishak mengajukan pensiun dini atau berhenti dari status ASN. Arbain mengajukan pensiun dini, lantaran maju pada Pilkada Lobar. Ketua PSSI Lobar inipun digadang akan berduet dengan Ketua DPRD Lobar Hj. Nurhidayah.

Arbain telah mendaftar sebagai bakal calon wakil bupati (cawabup) di Partai Nasdem. Namanya masuk sebagai cawabup yang mendaftar di partai besutan Surya Paloh tersebut, bersama istri mantan Bupati Lobar Hj. Khairatun Fauzan Khalid. Setelah itu, bersangkutan ditegur oleh Komisi ASN, setelah dilaporkan Bawaslu Lobar.

Kepala Dispora Lobar Arbain Ishak yang dimintai keterangan soal ini mengakui bahwa dirinya telah mengajukan pensiun dini ke BKD. “Ya, saya sudah ajukan (pengunduran diri dari ASN),”katanya singkat melalui sambungan telepon Rabu, 10 Juli 2024.

Terpisah Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan SDM (BKD dan PSDM) Lobar, Jamaludin mengatakan usulan pensiun dini atau berhenti dari ASN masuk ke BKD Lobar pada tanggal 5 Juli lalu. “Masuk (usulan) ke BKD tanggal 5 Juli,” kata Jamal.

Dalam surat usulan pensiun dini tersebut, disampaikan alasan yang intinya mengajukan permohonan berhenti dari CPNS/PNS dengan alasan Pilkada. “Intinya terkait pilkada,” ujarnya.

Menurutnya, langkah selanjutnya BKD akan telah melakukan koordinasi lebih lanjut dengan BKN. Saat ini dalam proses pengajuan lebih lanjut usulan pensiun dini dari Kadispora tersebut dengan pihak BKN.

Kapan keluar persetujuan dari BKN terkait pensiun dini tersebut? Jamal mengatakan, pihaknya perlu berkoordinasi lebih lanjut dengan BKN. “Sedang dalam proses,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Lobar Hj. Nurhidayah tak menampik terkait beberapa kandidat calon wakilnya yang mencuat, salah satunya Kepala Dispora Lobar Arbain Ishak.

Diakuinya, dirinya sudah ada komunikasi dengan beberapa kandidat tersebut. “Ndak mungkin tidak ada komunikasi terus orang memasang spanduk,”ujarnya.

Pertimbangan sosok yang diambil nanti menjadi wakilnya, dari nama yang muncul tersebut tentu ada plus minusnya. Namun ia melihat nanti dari sisi menguasai teritori dan tokoh teruji serta terbukti memiliki basis massa yang jelas. (her)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -


Most Popular

Recent Comments