spot_img
Jumat, Januari 30, 2026
spot_img
BerandaNTBKOTA MATARAMPerkuat Mitigasi Dini

Perkuat Mitigasi Dini

PEMERINTAH Kelurahan Ampenan Selatan, Kecamatan Ampenan, terus memperkuat langkah mitigasi dini terhadap potensi bencana di wilayah pesisir, seperti banjir rob dan cuaca ekstrem. Antisipasi ini dilakukan melalui percepatan penyebaran informasi dan dukungan dari tim Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) yang aktif di lapangan.

Lurah Ampenan Selatan, Erma Suryani, menyampaikan bahwa wilayahnya tergolong rawan terhadap bencana pesisir, terutama saat terjadi  air laut pasang yang ekstrem. Oleh karena itu, pihak kelurahan selalu mengambil langkah cepat tanpa menunggu peringatan resmi.

“Kami menyampaikan imbauan dan informasi lebih awal kepada masyarakat agar tetap tenang, tetapi juga waspada terhadap kondisi saat ini,” ujarnya, Selasa, 16 september 2025.

Salah satu bentuk mitigasi dini yang diterapkan adalah penyebaran informasi melalui grup WhatsApp lingkungan yang sudah dibuat di tingkat RW dan RT. Lewat platform ini, informasi terkait prakiraan cuaca, potensi banjir rob, dan imbauan kesiapsiagaan dapat langsung diterima oleh kepala lingkungan, lalu diteruskan ke warga.

Menurutnya, melalui grup WhatsApp, informasi bisa langsung diterima oleh kepala lingkungan, lalu diteruskan ke warga. Ini lebih cepat dibanding menunggu edaran resmi atau pengeras suara.

Selain memanfaatkan jalur komunikasi digital, Kelurahan Ampenan Selatan juga mendapat dukungan dari anggota Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) yang rutin memantau kondisi di lapangan. Tim ini memberikan laporan terkini tentang kondisi air laut, potensi genangan, serta situasi lingkungan lainnya.

“FPRB sangat membantu dalam memberikan informasi aktual dari lapangan. Ini penting untuk mengambil langkah cepat jika ada potensi bahaya,” imbuhnya.

Erma menekankan bahwa mitigasi bencana tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah. Kesiapsiagaan masyarakat memegang peranan penting. Sehingga pihak kelurahan terus mendorong edukasi dan sosialisasi melalui pertemuan-pertemuan lingkungan.

“Kami ajak warga untuk lebih tanggap. Kalau ada imbauan, langsung bertindak. Ini demi keselamatan bersama,” tegasnya.

Langkah cepat dan responsif dari pemerintah kelurahan ini diharapkan mampu mengurangi risiko dan dampak kerugian akibat bencana. Khususnya di wilayah pesisir Kota Mataram yang kerap terdampak banjir rob saat terjadi pasang maksimum atau cuaca ekstrem. (pan)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO