spot_img
Sabtu, Februari 21, 2026
spot_img
BerandaNTBKartu KSB Maju Perumahan, Upaya Pemda KSB Tingkatkan Kualitas Hunian Masyarakat

Kartu KSB Maju Perumahan, Upaya Pemda KSB Tingkatkan Kualitas Hunian Masyarakat

Taliwang (Suara NTB) – Program Kartu Sumbawa Barat Maju (KSB Maju) memiliki tujuh subprogram. Salah satunya adalah layanan Maju Perumahan. Satu semangat dari program ini, adalah memberikan kualitas hunian layak bagi seluruh masyarakat KSB.

Program ini secara sederhana dirancang untuk membantu masyarakat KSB memiliki rumah yang layak huni. Dalam penyelengaraanya, program tersebut memiliki tiga kegiatan inti di bawah pengelolaan Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) setempat. Pertama, Bantuan Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), kedua Bantuan Pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) dan kegiatan ketiga adalah Bantuan Meteran Listrik Kapasitas 900VA.

Sama halnya dengan layanan enam program lainnya, penyelenggaraan subprogram Kartu KSB Maju layanan Perumahan ini tertuang dalam Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 15 Tahun 2025 tentang Kartu KSB Maju. Dalam ketentuan ini, pemberian bantuan ini disebutkan merupakan bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Daerah kepada kepala keluarga dalam memperoleh, membangun atau memperbaiki rumah tempat tinggalnya.

Bupati KSB, H Amar Nurmansyah mengatakan, program layanan Maju Perumahan disiapkan dalam rangka membantu masyarakat kurang mampu untuk mendapatkan rumah yang laik sebagaimana ketentuan pemerintah. “Terkait program perumahan ini, pemerintah pusat, provinsi punya kegiatannya. Dan kita dalam penyelenggaraannya terintegrasi dalam program Kartu KSB Maju,” katanya.

Sesuai aturan, nilai bantuan Maju Perumahan ini berbeda pada setiap jenis kegiatannya. Untuk program Rehab RTLH setiap kepala keluarga menerima bantuan senilai Rp30 juta, bantuan Pembangunan RLH sebesar Rp40 juta, sementara Bantuan Meteran Listrik Kapasitas 900VA menyesuaikan dengan tarif yang ditetapkan oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Kepala Dinas Perkim KSB, Novrizal Zain Syah menjelaskan, program Kartu KSB Maju layanan Perumahan ini bersifat stimulus. Setiap keluarga yang mendapatkan bantuan diharapkan dapat bertartisipasi secara aktif untuk mewujudkan rumah miliknya dalam rangka memenuhi kriteria layak huni.

“Tetap harus ada semangat partisipasi penerima bantuan program ini. Sebab tidak mungkin dengan dana sekian (Rp50 juta untuk pembangunan RLH dan Rp30 juta Rebah RTLH) tujuan membangun rumah layak huni bisa tercapai,” kata Novrizal.

Ia selanjutnya menyampaikan, dalam pelaksanaan program ini Dinas Perkim sebagai OPD Pengampu. Namun demikian, pelibatan berbagai pihak tetap ada di dalamnya. Salah satunya para anggota Agen Gotong Royong (AGR), organ yang selama ini menjadi penggerak program Pemda KSB di tingkat lapangan. “Dan tentunya juga para penerima bantuan. Di program ini semangat gotong royong didahulukan,” pungkasnya. (*)

IKLAN

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO