Bima (Suara NTB) – Pemerintah Kabupaten Bima resmi menghibahkan lahan untuk pembangunan Kantor Kementerian Haji dan Umrah sebagai langkah memperkuat layanan bagi jamaah. Penandatanganan perjanjian hibah berlangsung di ruang kerja Bupati Bima pada Kamis, 26 Februari 2026.
Lahan seluas sekitar 21 are tersebut berlokasi di Desa Panda, Kecamatan Palibelo, dan direncanakan menjadi pusat pelayanan haji dan umrah terpadu bagi masyarakat Kabupaten Bima.
Bupati Bima, Ady Mahyudi, menyampaikan apresiasi atas terealisasinya kerja sama antara pemerintah daerah dan Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bima. Keberadaan kantor pelayanan haji dan umrah merupakan kebutuhan penting bagi masyarakat.
“Kami sangat berterima kasih atas kerja sama ini dan mendukung penuh pembangunan kantor tersebut,” ucapnya.
Kantor pelayanan haji dan umrah menjadi fasilitas yang penting dan dinantikan oleh masyarakat Kabupaten Bima. Kantor ini sangat dinantikan oleh umat muslim di Kabupaten Bima, agar segala urusan haji dan umrah bisa lebih efisien dan efektif, termasuk dalam pembinaan jemaah haji dan umrah serta pelaksanaan bimbingan manasik haji.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bima, Ikhwan Zulkifli, menjelaskan seluruh tahapan administrasi hibah telah dilalui sesuai prosedur. Pihaknya juga melakukan koordinasi intensif dengan Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Biro Perencanaan sebagai bagian dari persiapan pembangunan.
“Kami sudah melakukan zoom meeting bersama Biro Perencanaan Kemenag dan semua tahapan sudah kami lalui,” sebutnya.
Proses hibah kini memasuki tahap akhir dan tinggal menunggu penerbitan sertifikat tanah. Ia berharap keberadaan kantor ini mampu meningkatkan kualitas pelayanan, mempercepat proses administrasi, serta memperkuat pembinaan jamaah haji dan umrah secara lebih profesional. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menghadirkan pelayanan publik yang lebih dekat, mudah diakses, serta sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Bima yang bermartabat, maju, makmur, tangguh, dan berkelanjutan. (hir)


