Senin, April 20, 2026

BerandaNTBSUMBAWA BARATDermaga Labuhan Lalar Diminta Dioperasikan

Dermaga Labuhan Lalar Diminta Dioperasikan

Taliwang (Suara NTB) – Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Sumbawa Barat, H. Basuki meminta agar daerah, segera mencari cara untuk mengoperasikan Dermaga Labuhan Lalar. Pemanfaatan dermaga yang terletak di Kecamatan Taliwang itu, akan menjadi solusi tepat penciptaan akses transportasi daerah yang lebih baik. “Kalau mau lancar dari kondisi yang sekarang,maka membuka operasional Dermaga Labuhan Lalar adalah solusinya,” tegas Basuki.

Menurut Basuki, posisi Dermaga Labuhan Lalar sangat straregis dengan rencana pengembangan akses transportasi Pemerintah Provinsi NTB. Saat ini, Pemprov NTB tengah menginisiasi pembangunan jalan bebas hambatan Lembar-Kayangan, untuk menghubungkan Pelabuhan Lembar di sebalah barat dan Kayangan di sebelah timur melalui jalur selatan.

Jika pengoperasian Dermaga Labuhan Lalar dihubungkan ke Dermaga Labuhan Haji di Lombok Timur, maka bisa memangkas waktu perjalanan dari KSB menuju beberapa wilayah tujuan utama ke Pulau Lombok.

“Bayangkan kita terhubung langsung ke Dermaga Labugan Haji di Lombok Timur yang dilalui jalur bypass. Kan bisa lebih cepat sampai BIL dar Dermaga Lembar dan lainnya dari pada harus lewat Pelabuhan Poto Tano,” kritiknya.

Politisi Partai Golkar menegaskan, secara infrastruktur masih ada beberapa hal yang perlu dibebahi sebelum Dermaga Labuhan Lalar dioperasikan. Namun, melihat potensinya yang secara efektif mampu memperlancar konektivitas KSB dari Pulau Lombok dan sebaliknya. Artinya, Pemda KSB tentu tidak akan rugi. “Dermaganya sudah ada, tinggal kita mau apa tidak memanfaatkannya,” ujarnya seraya meminta semua pihak turut mendorong pemerintah KSB untuk mengoperasikan dermaga tersebut.

“Kalau ada yang tidak mendukung itu sama halnya mereka tidak mau KSB berkembang,” ujar Politisi asal Kecamatan Sekongkang ini.

Secara geografis lanjut dia,posisi KSB memang diharuskan memiliki gerbang laut tersendiri. Selama ini, masyarakat memanfaatkan Dermaga Pelabuhan Poto Tano sebagai akses satu-satunya melalui jalur laut dari arah barat,sehingga arus transportasi ke wilayah KSB memerlukan waktu yang lebih lama. “Kita ini posisinya tidak dilalui akses tranportasi walau secara administrasi Pelabuhan Poto Tano berada di wilayah KSB,” bebernya.

Menurutnya, pengoperasian Dermaga Labuhan Lalar juga akan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat pesisir, mulai dari jasa angkutan, logistik, hingga pariwisata bahari. Selain itu, beban Pelabuhan Poto Tano yang selama ini melayani penyeberangan Sumbawa–Lombok dapat terurai. “Dampaknya bukan hanya kecepatan waktu tempuh, tapi juga perputaran ekonomi lokal di Labuhan Lalar dan sekitarnya,” tutup Basuki.(bug)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO