Senin, April 20, 2026

BerandaNTBDOMPUPenutupan MTQ di Kecamatan Hu’u, Kolaborasi Pemdes dan Dunia Usaha Diapresiasi

Penutupan MTQ di Kecamatan Hu’u, Kolaborasi Pemdes dan Dunia Usaha Diapresiasi

Dompu (Suara NTB) – Penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) di Desa Adu, Kecamatan Hu’u berlangsung meriah. Kekompakan pemerintah desa (pemdes) dan masyarakat yang didukung dunia usaha sangat diapresiasi.

Kolaborasi masyarakat, dunia usaha serta panitia penyelenggara mendapatkan apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Dompu. “Inilah prinsip–prinsip hubungan kerjasama pemerintah dengan masyarakat yang baik ditunjukkan melalui kegiatan–kegiatan seperti ini dan patut dicontoh,” ungkap Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Dompu, Ardiansyah, SE., pekan kemarin.

Kegiatan MTQ merupakan salah satu cara pemerintah dalam memperkuat pemahaman Al-Quran, memperkuat persatuan dan kesatuan serta nasionalisme, juga untuk menjaga persaudaraan dalam bingkai NKRI. “Jadi tujuannya bukan hanya membangun prinsip–prinsip dasar keislaman sebagai pedoman hidup di tengah masyarakat, tapi yang paling penting adalah menjaga eksistensi Negara Kesatuan Republik Indonesia. Jadi sebagai alat pemersatu bangsa,” kata mengingatkan.

Ardiansyah mengajak peserta yang belum berhasil sebagai juara untuk terus belajar dan berlatih. Para guru ngaji dan pembimbing, juga didorong untuk terus melatih dan memotivasi anak didiknya dalam membaca Al-Quran dan membentuk karakter anak bangsa. “Pelatih tolong dimotivasi dan dilatih terus anak–anak kita, supaya tidak berhenti di sini dalam melaksanakan kegiatan pembinaan di TPQ di masing – masing desa,” pesannya.

Camat Hu’u, Muhammad Iswan, SKM., mengungkapkan, pelaksanaan MTQ ke XXXI di Desa Adu, Kecamatan Hu’u tahun ini cukup antusias diikuti oleh masyarakat. Tidak hanya sebagai peserta, tetapi juga penonton yang terlihat di arena. Jajaran pemerintah desa se Kecamatan Hu’u juga menunjukan kekompakan dan kebersamaan dengan para kafilahnya. Aparat keamanan dari jajaran Koramil dan Polsek Hu’u, juga selalu menyertai masyarakat dalam menjaga keamanan.

“Kalau di Desa Adu tingkat sinergitas, kolaborasi, komunikasi dan sebagainya begitu bagus dan lancer pelaksanaan MTQ-nya. Tapi kalau di Desa Marada tahun depan, harus ditingkatkan lagi kolaborasi dan sinergitas ini,” harapnya.

Kepala Desa Adu, Alwi selaku Ketua Panitia menyampaikan apresiasinya atas dukungan semua elemen dalam pelaksanaan MTQ tingkat kecamatan. Dukungan ini tidak hanya dari pelaksanaan MTQ yang berlangsung aman, lancar dan selalu ramai dihadiri masyarakat. Tetapi juga dukungan dunia usaha, tokoh masyarakat, pemerintah desa, kecamatan dan petugas keamanan. “Itu semua bisa terwujud dari adanya kolaborasi dan komunikasi yang baik selama ini,” katanya.

Pelaksanaan MTQ tingkat kecamatan tahun 2026 ini, Desa Sawe kembali menjadi juara umum untuk ketiga kalinya,sehingga piala bergilir yang didapat, menjadi piala tetap untuk Desa Sawe. MTQ Kecamatan Hu’u ini melombakan delapan mata lomba, yaitu Tilawah Dewasa, Tilawah Remaja, Tilawah Anak – Anak, Tartil, Hafiz 1 Juz dan Tilawah, Hafiz 5 juz dan Tilawah, Hafiz 10 Juz dan Tilawah, dan cabang Syahril Quran. (ula)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO