Taliwang (Suara NTB) – Bagi PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN), Iduladha bukan sekadar perayaan keagamaan, tetapi juga momentum untuk memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial, solidaritas, dan kebersamaan dengan masyarakat. Melalui program penyaluran hewan kurban yang rutin dilaksanakan setiap tahun, AMMAN terus menunjukkan komitmennya untuk tumbuh bersama komunitas serta mempererat hubungan harmonis dengan masyarakat di sekitar wilayah operasional.
Pada perayaan Iduladha 2026, AMMAN menyalurkan total 57 ekor sapi dan 72 ekor kambing kepada masyarakat di berbagai wilayah di Nusa Tenggara Barat (NTB). Program ini menjadi wujud kontribusi nyata perusahaan dalam menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus memperkuat interaksi sosial yang inklusif di tengah perayaan hari raya.
Senior Manager Social Impact AMMAN, Aji Suryanto mengatakan bahwa penyaluran hewan kurban merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus hadir dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Di bulan yang sarat dengan nilai keagamaan dan sosial seperti ini, harapan kami sederhana, yaitu masyarakat dapat merayakan hari raya dengan lebih tenang dan penuh kebersamaan. Penyaluran hewan kurban ini merupakan komitmen kami untuk terus menghadirkan dampak langsung yang relevan, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan para pemangku kepentingan lokal guna mendorong pemberdayaan komunitas yang inklusif di seluruh NTB,” ujar Aji.
Untuk memastikan kualitas dan kelayakan hewan kurban, proses distribusi dilakukan secara bertahap pada 23–26 Mei 2026. Penyaluran tersebut mencakup 56 desa di wilayah lingkar operasional perusahaan serta 12 institusi kemasyarakatan dan pemerintahan di NTB.
Di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), hewan kurban didistribusikan ke sejumlah desa di wilayah lingkar operasional utama yang meliputi Kecamatan Maluk, Sekongkang, Jereweh, Taliwang, dan wilayah sekitarnya. Sementara, di Kabupaten Sumbawa, bantuan menjangkau masyarakat di Kecamatan Lunyuk, Lantung, Ropang, Orong Telu, Lenangguar, Moyo Hulu, Sumbawa Besar, dan sejumlah kecamatan lainnya.
Adapun distribusi di Pulau Lombok dan tingkat Provinsi NTB, dilakukan secara kolaboratif melalui koordinasi dengan pemerintah provinsi, pemerintah daerah, pemerintah desa, serta berbagai organisasi kemasyarakatan.
Melalui program kurban ini, AMMAN berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara perusahaan, pemerintah, dan komunitas lokal. Kolaborasi yang terbangun diharapkan menjadi fondasi yang semakin kokoh dalam mendorong pemberdayaan masyarakat yang inklusif, mandiri, dan berkelanjutan di masa mendatang.(*)


