Tanjung (Suara NTB) – Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan dan mengevakuasi Rozi Herliawan (25), warga Dusun Sepakok, Desa Santong, yang dilaporkan hilang di Air Terjun Tiu Bombong, Desa Pendua, Kecamatan Kayangan, Lombok Utara. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Selasa pagi (21/04/2026).
Operasi pencarian hari kedua dimulai sejak pukul 06.00 Wita dengan menyisir aliran sungai di sekitar lokasi kejadian. Selang 30 menit pencarian, tepat pada pukul 06.30 Wita, warga setempat menemukan korban dalam posisi mengambang tidak jauh dari titik awal dilaporkan hilang.
“Usai penemuan tersebut, Tim SAR segera melakukan proses pengamanan dan packing jenazah yang didahului proses identifikasi dari pihak kepolisian,” ujar I Gusti Komang Aryadana, Koordinator Unit Siaga SAR Bangsal mewakili Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi.
Mengingat medan di sekitar Air Terjun Tiu Bombong yang cukup ekstrem, proses persiapan evakuasi ini berlangsung hingga pukul 09.00 Wita.
Tantangan berikutnya muncul saat tim harus membawa jenazah melalui jalur darat dengan medan yang terjal. Perjalanan dari titik air terjun menuju lokasi ambulans memakan waktu sekitar 50 menit. Tepat pada pukul 09.50 Wita, tim berhasil mencapai titik jemput dan langsung memindahkan korban ke ambulans desa untuk dibawa ke Puskesmas Santong.
“Setelah dilakukan pemeriksaan medis, jenazah segera diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka,” tambah Gusti.
Peristiwa nahas ini sebelumnya bermula pada Senin (20/4/2026) siang saat korban sedang mandi bersama dua rekannya. Cuaca buruk yang memicu peningkatan debit air secara mendadak membuat korban tidak sempat menyelamatkan diri dan terseret arus deras.
Keberhasilan operasi SAR ini merupakan sinergi dari berbagai unsur, antara lain Tim Rescue Kantor SAR Mataram, Unit Siaga SAR Bangsal, Polsek Kayangan, Koramil Gangga, Damkar Pos Kayangan, Barasiaga, Relawan GPA Santong, Rimba Raya Bentek, PMI Gangga, serta dukungan penuh dari warga sekitar. Dengan diserahkannya korban ke pihak keluarga, operasi SAR resmi dinyatakan ditutup. (r)

