Minggu, Mei 3, 2026

BerandaASTRA HONDAGelap Bukan Alasan Ngegas! Yuk Jago Cari Aman Biar Happy

Gelap Bukan Alasan Ngegas! Yuk Jago Cari Aman Biar Happy


Mataram (Suara NTB)- Berkendara pada malam hari di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) memiliki tantangan tersendiri. Selain kondisi minim penerangan, beberapa ruas jalan juga masih belum memiliki marka jalan yang jelas. Hal ini meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor yang membutuhkan visibilitas optimal.


Di sejumlah wilayah NTB, seperti jalan antar kabupaten, jalur pedesaan, hingga akses menuju kawasan wisata, pengendara kerap menghadapi kondisi jalan gelap tanpa lampu penerangan yang memadai. Ditambah lagi, marka jalan yang sudah pudar atau bahkan tidak tersedia membuat batas jalur sulit dikenali, terutama saat berpapasan dengan kendaraan lain.


Menurut Satria Wiman Jaya, kondisi tersebut menuntut pengendara untuk lebih waspada dan meningkatkan teknik berkendara yang aman.


“Berkendara di malam hari dengan penerangan minim dan marka jalan yang tidak jelas sangat berisiko. Pengendara harus mengandalkan fokus, teknik, serta kesiapan kendaraan agar tetap aman di perjalanan,” ujarnya.

Berikut beberapa tips aman berkendara di kondisi tersebut:
1. Pastikan Sistem Penerangan Optimal
Lampu utama, lampu jauh (high beam), dan lampu sein harus berfungsi dengan baik. Gunakan lampu jauh saat jalan benar-benar gelap, namun tetap bijak agar tidak menyilaukan pengendara dari arah berlawanan.
2. Kurangi Kecepatan
Jalan tanpa marka membuat batas jalur tidak terlihat jelas. Mengurangi kecepatan membantu pengendara lebih mudah mengantisipasi kondisi jalan dan kendaraan lain.
3. Jaga Jarak Aman
Dengan visibilitas terbatas, menjaga jarak aman menjadi kunci untuk menghindari tabrakan, terutama saat kendaraan di depan melakukan pengereman mendadak.
4. Gunakan Perlengkapan Reflektif
Helm dan jaket dengan bahan reflektif membantu pengendara lain lebih mudah melihat posisi Anda di jalan gelap.
5. Fokus dan Hindari Distraksi
Kondisi jalan yang menantang membutuhkan konsentrasi penuh. Hindari penggunaan ponsel atau aktivitas lain yang dapat mengalihkan perhatian.
6. Kenali Karakter Jalan NTB
Beberapa jalan di NTB memiliki kondisi berkelok, naik-turun, hingga permukaan yang tidak rata. Pada malam hari, potensi bahaya meningkat karena sulit terlihat.
7. Manfaatkan Garis Bayangan dan Patokan Visual
Jika marka jalan tidak terlihat, gunakan tepi jalan, bayangan kendaraan lain, atau reflektor sebagai panduan posisi berkendara.


Satria juga menambahkan bahwa meningkatkan keterampilan berkendara sangat penting, terutama dalam menghadapi berbagai kondisi jalan.


“Pengendara disarankan untuk terus mengasah kemampuan melalui pelatihan safety riding agar lebih siap menghadapi kondisi jalan yang beragam, seperti yang sering ditemui di NTB,” tambahnya.


Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran keselamatan, kampanye terbaru bertajuk “Jago Cari Aman Biar Happy” turut diperkenalkan kepada masyarakat. Kampanye ini mengajak pengendara, khususnya generasi muda, untuk menjadikan keselamatan sebagai gaya hidup saat berkendara—tidak hanya sekadar aturan, tetapi juga kebutuhan agar perjalanan tetap nyaman, aman, dan menyenangkan.


Dengan memahami kondisi jalan serta menerapkan teknik berkendara yang tepat, diharapkan masyarakat dapat tetap aman dan nyaman saat berkendara di malam hari, meskipun dengan keterbatasan penerangan dan marka jalan.(bul)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO