Minggu, Mei 3, 2026

BerandaEKONOMIGT World Challange Asia Mandalika 2026 Berlangsung Ketat

GT World Challange Asia Mandalika 2026 Berlangsung Ketat

Praya (Suara NTB) – Ajang balap GT World Challange Asia Mandalika 2026 yang berlangsung pada Jumat (1/5/2026) hingga Minggu (3/5/2026), berlangsung seru dan ketat. Dengan tim Audi dan Porsche tampil mendominasi.

Pada sesi balapan pertama di hari Sabtu (2/5/2026), dua tim Audi, FAW Audi Sport Asia Team Phantom dan Audi Sport Asia Team Phantom sukses menguasai podium pertama dan kedua. Sementara di balapan kedua di hari Minggu (3/5/2026), giliran tim Porsche yang menguasai podium teratas, melalui Phantom Global Racing serta Absolute Racing.

Pada balapan pertama, dua pembalap Tiongkok Congfu Cheng dan Kuai Yufaw sukses menyelesaikan 33 putaran selama satu jam penuh dengan catatan Waktu 1 jam 47,263 detik. Diikuti pasangan Andreas Pato (Indonesia) dan Jaxon Evans (Selandia Baru) yang menyentuh garis finis 5,463 detik lebih lambat. Dan, pada balapan kedua di hari Minggu pasangan ini harus puas di posisi ketiga. Setelah gagal membendung dominasi duet Anthony Xu Liu dan Loek Hartog serta pasangan Ruohan Huang dan Alessandro Ghiretti yang sukses mengamankan podium pertama dan kedua.

Pasangan Anthony Xu Liu dan Loek Hartog sukses menyelesaikan 36 putaran dengan catatan Waktu 1 jam 1 menit 20,722 detik. Sedangkan pasangan Ruohan Huang dan Alessandro Ghiretti menyelesaikan 36 putaran dengan catatan Waktu 15,889 detik lebih lambat.

Pada ajang GT World Challange Asia Mandalika kali ini, Indonesia diwakili tiga pembalap terbaiknya. Selain Anreas Pato yang turun di kelas Pro-Am, ada juga Sean Gelael di kelas Silver dan Setiawan Santoso di kelas AM. Namun sayang pada balap kedua Sean Gelael hanya menyelesaikan tiga putaran setelah terlibat insiden tabrakan selepasa laps kedua. Sehingga memaksanya harus menyelesaikan balapan lebih cepatnya. Padahal pada balapan pertama hari Sabtu, Sean sukses meraih podium ketiga.

Adapun Setiawan Santoso masih belum mampu penampilan yang impresif dalam dua sesi balapan yang digelar. “Saya sudah berusaha maksimal. Tapi dalam balapan semua bisa terjadi,” ujar Sean Gelael seraya memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukungnya pada balapan kali ini. Dan, berharap tahun depan bisa membalap lagi di ajang yang sama di Sirkuit Mandalika.

Sementara itu Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) pusat Moreno Soeprapto, kepada awak media, usai balapan mengungkapkankan kalau secara umum jalannya GT World Challange Asia Mandalika 2026 sejak hari pertama hingga terakhir berjalan lancer. Itu semua berkat dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak di daerah ini. Terutama dari Pemprov NTB yang sudah memberikan support maksimal. Termasuk ITDC selaku penyelenggara. Sehingga ajang balap dunia kali ini bisa berjalan sesuai yang diharapkan.

“Kolaborasi seperti ini ke depan diharapkan bisa terus dijaga di event-event otomotif lainya,” sebut Moreno.

Hal senada juga disampaikan Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal di tempat yang sama. Dari reviu yang ada, ajang GT World Challange Asia kali ini mencatat sukses besar. Tidak hanya dari sisi penyelenggaraannya saja. Tetapi juga dari aspek dampak yang ditimbulkan bagi daerah. “Penyelenggaraan tahun ini much-much better dibandingkan dengan penyelenggaran tahun lalu,” sebutnya.

Sukses tersebut diharapkan bisa menarik event-event otomotif lainya masuk ke Sirkuit Mandalika. Sehingga ke depan, Sirkuit Mandalika bisa memiliki lebih dari tiga event otomotif dengan level dunia yang setara MotoGP dan GT World Challange. Dalam hal ini, Pemprov NTB siap memberikan dukuang penuh. Agar gelaran seluruh event otomotif dunia di Sirkuit Mandalika bisa berlangsung sukses.

“Karena kalau event-event tersebut bisa berlangsung sukses, daerah juga yang akan merasakan manfaatnya. Minimal ekonomi daerah ikut bergerak dengan kehadiran event-event otomotif seperti ini,” ujar mantan Dubes RI untuk Turki ini.

Kehadiran event otomotif di Sirkuit Mandalika lanjut Mamiq Iqbal-sapaan akrab Gubernur NTB ini, juga akan menjadi kesempatan untuk mempromosikan potensi daerah. Guna menarik minat investor asing maupun lokal mau masuk berinvestasi di daerah ini, khususnya Kawasan The Mandalika. Terlebih ajang GT World Challange Asia, di mana pembalapnya bukan hanya pembalap professional, tapi juga dari kalangan pengusaha kaya di Kawasan Asia.

Artinya, melalui ajang GT World Challange Asia para pengusaha kaya tersebut bisa mengenal dan tahu potensi investasi yang ada di daerah ini. Dan, Pemprov NTB siap menyambut dengan karpet merah para investor yang mau berinvestasi di daerah ini.”Sukses penyelenggaraan tahun ini tentu akan menjadi bahan pertimbangan untuk penyelenggaran ditahun-tahun berikutnya,” tambah Plt. Direktur Utama ITDC Ahmad Fajar. (kir)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO