Praya (Suara NTB) – Pemerintah pusat berencana membangun kembali Pelabuhan Awang Desa Persiapan Awang Kecamatan Pujut, Lombok Tengah (Loteng). Angggaran sekitar Rp1,5 triliun bakal digelontorkan pemerintah pusat untuk menata dan membangun fasilitas penunjang pelabuhan. Termasuk melakukan reklamasi guna menambah luasan area pelabuhan.
Demikian diungkapkan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislurkan) Loteng H. Nurjahman, kepada Suara NTB, akhir pekan kemarin. Perluasan area pelabuhan menjadi salah satu priortitas pemerintah pusat, di samping membangun sejumlah fasilitas penunjang. Dengan harapan, Pelabuhan Awang bisa beroperasi secara penuh.
“Informasi dari pemerintah pusat, tahun proses perencanaan pengembangan Pelabuhan Awang sudah dimulai. Dan, targetnya tahun depan pembangunan sejumlah fasilitas penunjang pelabuhan sudah bisa dilakukan,” ujarnya.
Sebagai persiapan, pemerintah pusat saat ini juga tengah meng-clear-kan status semua asset bangunan, gedung maupun tanah di Pelabuhan Awang. Termasuk aset berupa Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang sebelumnya sudah dihibahkan ke Pemkab Loteng, saat ini sudah diminta oleh pemerintah pusat untuk dikembalilkan.
Pemerintah pusat tidak mau membangun atau mengembangkan Pelabuhan Awang jika masih ada sangkutan aset di luar aset pemerintah pusat di dalamnya. “Kita sudah terima surat dari pemerintah pusat soal permintaan pengembalian asset. Dan, saat ini sedang berproses di bagian aset,” sebut Nurjahman.
Ia menegaskan, seluruh pembiayaan untuk pengembangan Pelabuhan Awang disiapkan oleh pemerintah pusat. Anggaran tersebut diperoleh dari hasil pinjaman pemerintah di Asian Development Bank (ADB).
“Untuk skema pembiayaan dan rencana pengembangan Pelabuhan Awang semua ditangani oleh pemerintah pusat. Kita dalam hal ini hanya mendukung sesuai kapasitas yang ada,” terangnya seraya berharap rencana pengembangan Pelabuhan Awang tersebut bisa berjalan sesuai rencana. Sehingga Pelabuhan Awang ke depan bisa segera beroperasi secara penuh. Dan, pada akhirnya bisa mendatangkan manfaat luas bagi msyarakat dan daerah ini. (kir)

