Sumbawa Besar (Suara NTB) – Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, telah turun mengecek atau menyurvei delapan lokasi di Kabupaten Sumbawa. Dari delapan lokasi hanya tiga desa dinyatakan memenuhi persyaratan untuk pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).
Tiga desa tersebut yakni Desa Labuhan Alas, Kecamatan Alas, Desa Labuhan Mapin Kecamatan Alas Barat, dan Desa Pulau Kaung sebagai KNMP penyangga di Kecamatan Buer. “Nanti akan ada survei lanjutan dari tiga desa yang memenuhi persyaratan tersebut,” kata Kadislutkan Kabupaten Sumbawa, Rahmat Hidayat dikonfirmasi pekan kemarin.
Tim teknis KKP juga akan turun kembali melakukan pengecekan lapangan terhadap tiga desa tersebut. Hal itu dilakukan untuk survei lokasi khususnya terkait topografi jelang pelaksanaan penyusunan dokumen perencanaan Detail Engeneering Desain (DED).
Meskipun harus melalui survei lanjutan, pihaknya optimis akan mendapatkan program tersebut minimal satu desa. Dokumen persyaratan akan dilengkapi, sehingga tidak menjadi kendala bagi tim dari KKP saat mengecek ke lokasi. “Kami tetap akan melengkapi apa yang menjadi syarat yang ditetapkan oleh KKP, untuk pembangunan KNMP tersebut. Dari tiga desa tersebut, minimal ada satu desa yang mendapatkan program itu,” ujarnya.
Disinggung terkait lima desa lainnya yang telah diusulkan, Dayat berharap bisa terealisasi pada tahap berikutnya. Apalagi program KNMP dalam pelaksanaannya menggunakan sistem tahun jamak, sehingga pihaknya optimis program ini berlanjut.
“Kita sudah mendapatkan program KNMP pertama di Desa Pulau Bungin dan pembangunannya sudah tuntas. Tahap II di Desa Labuhan Sangoro yang masih dalam tahap pembangunan dan kami berharap kita juga mendapatkan program tersebut di tahap III,” tukasnya. (ils)

