Sumbawa Besar (Suara NTB) – Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, mengingatkan agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menjadi pengampu layanan dasar masyarakat harus memberikan pelayanan cepat dan humanis.
“Kami ingin lihat secara langsung kinerja dan kesiapan para petugas, yang berada di garda terdepan pelayanan. Pelayanan publik tidak cukup hanya dilaporkan, tetapi harus dipastikan di lapangan,” kata Ansori saat inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispussip), Senin (8/6).
Saat dilakukan sidak Wabup menemukan sejumlah oknum ASN tidak hadir tanpa keterangan jelas dan beberapa pegawai lainnya terlambat masuk kantor. Temuan indisipliner ini langsung mendapat teguran keras, mengingat Arpusda memiliki peran penting dalam penyediaan informasi, arsip daerah, serta layanan literasi bagi masyarakat.
“Disiplin adalah komitmen utama. ASN digaji oleh uang rakyat untuk melayani masyarakat, bukan untuk bermalas-malasan atau mengabaikan jam kerja,” jelasnya.
Ansori turut menekankan, kedisiplinan merupakan modal dasar yang tidak bisa ditawar bagi setiap abdi negara. Kehadiran fisik serta ketepatan waktu bukan sekedar formalitas administratif, melainkan bentuk tanggung jawab moral yang berdampak langsung pada mutu pelayanan publik.
“Kita semua harus memberikan contoh teladan yang baik. Jika pelayanan publik terhambat hanya karena pegawainya tidak disiplin, maka masyarakat yang paling dirugikan,” ujarnya.
Ia menegaskan, sidak secara rutin dilakukan pemerintah untuk memastikan ASN bekerja sebagaimana mestinya sebagai pelayan masyarakat. Pemerintah juga berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik,sehingga kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah daerah terus terjaga.


