BerandaPENDIDIKANBangunan SMAN 1 Lingsar Roboh, Kerugian Ditaksir Capai Rp1,3 Miliar

Bangunan SMAN 1 Lingsar Roboh, Kerugian Ditaksir Capai Rp1,3 Miliar


Mataram (Suara NTB) – Dua ruang guru milik SMAN 1 Lingsar roboh pada Minggu (7/6) dini hari. Sekolah menaksir kerugian akibat ambruknya dua ruangan tersebut mencapai Rp1,3 miliar.


Pelaksana tugas (Plt) Kepsek SMAN 1 Lingsar, Efendi Agung Bijaksana, mengatakan beberapa fasilitas seperti pendingin udara, TV, dan lemari masih berada di dalam ruangan saat kejadian. Karena itu, semua fasilitas tersebut dipastikan rusak.


“Mungkin kalau isi di dalamnya itu, mungkin kalau AC sekitar Rp15 juta,” ujarnya, kepada Suara NTB, Senin (8/6).


Sementara itu, jika dihitung dengan bangunan yang ambruk, sekolah ditaksir merugi hingga miliaran rupiah. Efendi menyebut, perkiraan kerugian tersebut lantaran biaya pembangunan bangunan tersebut tidak murah.


“Tapi kalau bangunannya ditaksir dua (ruangan) itu Rp. 1,3 miliar. Mahal bangunannya itu,” ujarnya.


Dua ruang guru milik SMAN 1 Lingsar itu ambruk pada Minggu (6/6) pukul 02.00 WITA. Sebelum kejadian, tepatnya pada Sabtu (5/6) sekolah telah meminta para guru untuk mengosongkan ruangan. Sebab, beberapa hari sebelumnya, gempa membuat palfon ruangan tersebut rusak. Bahkan, tiang penyangga ruangan tersebut patah.


“Kejadiannya adalah hari Minggu (7/6) jam 02.00 dini hari. Itu masuk hari Minggu akhirnya ambruk. Dilaporkan oleh penjaga sekolah ke saya,” ungkap Efendi.


Efendi kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian dan Dinas PUPR untuk mengecek kondisi bangunan. Dari pantauan, garis polisi telah dipasangkan di sekitar area bangunan.


“Yang dikasih police line bukan hanya tempat kejadian, di sana bangunan yang sudah melengkung. Ada tiga titik bangunan yang diberi garis polisi,” jelasnya.


Peristiwa naas tersebut, tidak menimbulkan korban jiwa. Hanya saja, beberapa fasilitas sekolah yang masih berada di dalam dipastikan rusak.


“Kita beruntung kejadiannya pas hari Minggu, kalau hari Senin atau hari setelahnya pasti masih ada orang di dalam. Karena barang-barang guru itu masih ada di dalam,” jelasnya. (sib)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO