Selong (Suara NTB) – Satgas Kodim 1615/Lombok Timur kembali menunjukkan semangat juang yang tinggi. Diawali dengan apel gabungan yang digelar serentak di masing-masing pos, seluruh personel langsung tancap gas melanjutkan pembuatan talud, Rabu (6/5/2026).
Apel gabungan yang berlangsung khidmat sejak pagi hari tersebut menjadi momen penting untuk melakukan konsolidasi, pengecekan kesiapan personel, serta penyamaan persepsi di lapangan. Dansatgas TMMD Ke-128 Kodim 1615/Lotim, Letkol Inf. Eky Anderson dalam arahannya menekankan pentingnya kedisiplinan dan keamanan kerja.
“Dengan apel ini, kita pastikan seluruh personel siap secara fisik dan mental. Pekerjaan talud harus dilanjutkan dengan penuh tanggung jawab karena ini meny meny meny menyangkut keselamatan dan kesejahteraan warga,” ujar Dansatgas di hadapan peserta apel.
Usai apel, tak ada waktu terbuang. Dari apel langsung menuju aksi, personel Satgas bersama masyarakat bergerak cepat menuju titik-titik lokasi pembuatan talud di masing-masing pos. Suasana gotong royong begitu terasa. Dengan cangkul, sekop, dan peralatan sederhana lainnya, mereka bahu-membahu menggali, mengangkut tanah, serta menyusun batu untuk membangun talud yang kokoh.
Kegiatan pembuatan talud ini menjadi salah satu sasaran fisik prioritas dalam TMMD Ke-128. Talud yang dibangun berfungsi sebagai penahan tanah atau bronjong untuk mencegah longsor dan erosi, terutama di wilayah permukiman warga yang rawan bencana. Diharapkan, infrastruktur ini mampu melindungi pemukiman sekaligus mendukung aktivitas pertanian masyarakat Lombok Timur.
Kebersamaan antara TNI dan warga semakin terlihat sepanjang proses pengerjaan. Salah seorang warga setempat mengaku sangat terbantu dengan kehadiran Satgas TMMD.
“Kami sangat berterima kasih. Dengan adanya talud ini, kami tidak perlu khawatir lagi saat hujan deras. Semangat bapak-bapak TNI luar biasa, dari pagi sampai sore terus bekerja,” tuturnya dengan mata berbinar.
Tak hanya fokus pada pembangunan fisik, Satgas TMMD juga terus menjalin komunikasi yang hangat dengan masyarakat. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa TNI hadir untuk menyelesaikan persoalan di desa sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Dengan semboyan “Pantang Pulang Sebelum Tuntas”, seluruh personel Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1615/Lombok Timur berkomitmen menyelesaikan setiap target pembangunan tepat waktu. Mereka optimistis bahwa kerja keras yang dilakukan hari ini akan memberikan manfaat besar dan berkelanjutan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Lombok Timur. (rus)

