BerandaBIMATerkendala Kesehatan, Seorang JCH Tunda Keberangkatan

Terkendala Kesehatan, Seorang JCH Tunda Keberangkatan

Bima (Suara NTB) – Salah seorang jemaah calon haji (JCH) asal Kota Bima, M. Ali dari Kelurahan Sadia, terpaksa menunda keberangkatan, karena terkendala kesehatan. Pemberangkatan menuju Tanah Suci Mekkah dan Madinah, menunggu ketersediaan kursi pada kelompok terbang (kloter) berikutnya.

Kepala Kemenag Kabupaten Bima, H. Eka Iskandar Zulkarnain, mengatakan calon jemaah haji tersebut, sempat dirujuk ke Rumah Sakit Provinsi NTB, pada 4 Mei 2026 sekitar pukul 18.30 WITA akibat penurunan hemoglobin (HB).

“Terkait dengan satu jemaah haji yang tertunda keberangkatannya itu, dibawa ke Rumah Sakit Provinsi NTB,karena mengalami penurunan hemoglobin (HB),” ujarnya, Rabu (6/5).

Ia menjelaskan, jemaah tersebut menjalani transfusi darah pada, Selasa (5/5) dan kondisinya membaik hingga diperbolehkan kembali ke Asrama Haji pada sore hari.

“Tapi alhamdulillah di tanggal 5 kemarin, beliau transfusi darah dan sudah dikembalikan ke Asrama Haji,” katanya.

Menurutnya, hasil pemeriksaan dokter menyatakan jemaah dalam kondisi sehat dan layak terbang sehingga tidak ada hambatan medis untuk diberangkatkan.

Saat ini, Kemenag mengupayakan kursi kosong (open seat) agar jemaah bisa segera diberangkatkan, dengan prioritas pada kloter 12.

Jika hingga kloter 14 kursi penuh, keberangkatan akan dialihkan ke kloter 15 yang memiliki ketersediaan kursi lebih banyak.

“Tapi kalau sampai kloter 14 full seat, itu enggak bisa berangkat kecuali di kloter 15. Karena kloter 15 itu banyak kursi yang kosong karena jumlah jemaah haji agak berkurang di kloter 15,” jelasnya.

Ia menambahkan, istri jemaah tersebut telah lebih dulu berangkat bersama kloter 11 dan sudah tiba di Madinah. Upaya penyatuan akan dilakukan melalui mekanisme tanazul.
Dengan skema tersebut, diharapkan jemaah dapat kembali bergabung dengan kloter asal dan bertemu dengan istrinya di Tanah Suci.

“Sehingga nanti bisa ketemu langsung dengan istrinya yang sudah berangkat duluan untuk sampai ke Madinah tadi subuh ya, tadi pagi ya. Karena kloter 11 itu nyampai di Madinah sekitar jam 12 malam waktu Indonesia Tengah,” katanya. (hir)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO